Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Effect of the Use of Civics Learning Models in Higher Education on Student Civic Intelligence Aini, Dinda Nurul; A., Abdulkarim; Sapriya, Sapriya; Rahmat, Rahmat
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 10, No 1 (2025): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v10i1.17032

Abstract

Civic Education (Civics) learning has an important role in Higher Education to shape students' civic intelligence. However, the use of inappropriate learning models cannot shape civic intelligence. This study aims to find an overview and influence of the Civics learning model commonly used in higher education on student civic intelligence. The method used is a survey with a quantitative approach with data collection techniques using questionnaires distributed to research samples, namely students on three campuses in Subang Regency. The results of the study provide an overview in general the Civics learning models that are widely used are case studies and discussions. This learning model does not have a significant effect on student civic intelligence. The use of case study and discussion learning models affects aspects of interpersonal interaction and tolerance for differences. However, this is not optimal in some areas of civic intelligence, especially related to creativity, social participation, and the ability to manage emotions. It is necessary to choose a more optimal learning model, such as a project-based learning model.
Media Pendidikan Karakter melalui Tari Klasik Jawa Baratsebagai Bahasa Non-Verbal Aini, Dinda Nurul; Triyani, Riri; Rubyantomo, Ariesta Putri
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/g7sz4x96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi seni tari klasik dari Jawa Barat sebagai media efektif dalam pendidikan karakter, berfokus pada bagaimana elemen gerak dalam seni tari klasik Jawa barat berfungsi sebagai bahasa non-verbal yang sistematis dan bermakna untuk menanamkan nilai-nilai moral. Seni tari klasik Jawa Barat, dengan kekayaan ekspresi non-verbalnya, menawarkan jalur unik untuk pembentukan karakter. Metode penelitian yang digunakan adalah etnografi, yang memungkinkan peneliti untuk mendalami konteks budaya dan praktik nyata di lapangan. Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung dipilih sebagai lokus penelitian karena perannya dalam melestarikan dan mengajarkan tradisi tari klasik Jawa Barat. Pendekatan etnografi melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pengajar dan mahasiswa, serta analisis mendalam terhadap kurikulum dan proses pembelajaran, dipilih untuk mendapatkan pemahaman holistik tentang transmisi nilai karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerak dalam seni tari klasik Jawa Barat terbukti menjadi bahasa non-verbal yang sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai moral karakter. Proses pembelajaran tari klasik Jawa Barat, yang menuntut ketelitian dan pengulangan, secara inheren mengajarkan kedisiplinan melalui penguasaan teknik gerak yang kompleks dan terstruktur. Selain itu, norma-norma perilaku yang tertanam dalam praktik tari klasik Jawa Barat, seperti tata krama saat berinteraksi dengan pengajar dan ekspresi, secara langsung menanamkan nilai kesantunan. Gerak non-verbal ini tidak hanya dipelajari secara kognitif, tetapi juga dihayati secara kinestetik, menghasilkan internalisasi karakter yang lebih mendalam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa seni tari klasik merupakan komponen yang sangat bernilai untuk diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan karakter. Integrasi tari klasik di kurikulum memiliki implikasi sebagai filter budaya.
Sisingaan Art as a Vehicle for Digital Civic Culture: A Netnographic Analysis of the Internalization of Local Wisdom Values ​​in Generation Z Aini, Dinda Nurul
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 11, No 1 (2026): UCEJ: Untirta Civic Education Journal
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v11i1.39917

Abstract

The shift in the cultural landscape from physical to digital spaces has created a new arena for the expression and internalization of local wisdom values. This article aims to analyze how Sisingaan art from Subang Regency, West Java, has transformed into a vehicle for digital civic culture among Generation Z. This phenomenon is highly relevant to examine because it reflects the recontextualization of traditional arts that have not simply migrated to the online ecosystem but have also undergone an adaptive shift in meaning. Using netnographic research methods, this study examines the content and patterns of online interactions related to Sisingaan on the social media platforms TikTok and Instagram. The research instruments used include digital field notes, observation guides, coding matrices, and in-depth literature studies. The research findings indicate that Sisingaan in the digital world has become a substantial space for identity negotiation. Through thematic analysis of video content, creative narratives, and interactions in the comment section, it is identified that fundamental values ​​such as social solidarity, cultural resilience, and historical awareness have been successfully internalized among Generation Z. This article provides a theoretical contribution to understanding the dynamics of civic culture in the digital era. The results of this study confirm that the preservation of local wisdom requires narrative adaptation that is relevant to the digital character of Generation Z, while also providing strategic implications for the formulation of sustainable cultural policies in the future.
DIGITALISASI PEMBELAJARAN TARI: PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PEMANFAATAN AUGMENTED REALITY BERBASIS ASSEMBLR EDU Aini, Dinda Nurul; Shervina, Gita; Triyani, Riri; Devi, Wiara Sanchia Grafita Ryana
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.84141

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan seni menuntut inovasi dalam media pembelajaran interaktif dan relevan bagi generasi digital. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) melalui platform Assemblr Edu sebagai media pembelajaran gerak dan tari. Pendekatan yang digunakan adalah Penelitian Aksi Partisipatif (PAR), yang menekankan keterlibatan aktif subjek yang dibantu dalam setiap tahap proses kegiatan. Pendekatan ini menggabungkan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Metode kegiatan yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan berkelanjutan (lokakarya) dengan pendekatan praktis. Instrumen yang digunakan terdiri dari pre-test dan post-test, penilaian praktis, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan pedagogis guru dalam mengintegrasikan teknologi AR ke dalam materi tarian tradisional. Penggunaan media ini terbukti efektif dalam memvisualisasikan elemen gerakan yang kompleks, sehingga meningkatkan minat belajar siswa. Artikel ini menekankan pentingnya pelatihan teknologi berkelanjutan bagi pendidik seni untuk mempertahankan keberadaan budaya lokal di era digital.Kata kunci: Assemblr Edu, Augmented Reality, Digitalisasi Seni, Kompetensi Guru, Pembelajaran Tari .