Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Bulawa Dalam Penggunaan Antibiotik Rasional Dengan Web Form Edukatif Abdulkadir, Widy Susanti; Keku, Indeks
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.36976

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional merupakan salah satu pemicu utama terjadinya resistensi antimikroba (antimicrobial resistance/AMR) yang berisiko menurunkan efektivitas terapi dan meningkatkan beban kesehatan masyarakat. Objektif pengabdian masyarakat ini adalah memperkuat literasi kesehatan digital masyarakat dalam mengambil keputusan yang tepat terkait kebutuhan antibiotik berdasarkan gejala yang dialami. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, mengenai penggunaan antibiotik yang rasional serta menekan praktik swamedikasi antibiotik yang tidak tepat. Metode pengabdian dilakukan melalui edukasi berbasis digital health literacy dengan memanfaatkan web form edukatif berjudul “Apakah Gejala Saya Memerlukan Antibiotik?”. Web form dirancang sebagai instrumen penilaian mandiri yang mengarahkan responden untuk mengenali gejala, memahami indikasi penggunaan antibiotik, dan mempertimbangkan kapan perlu konsultasi ke tenaga kesehatan. Evaluasi efektivitas intervensi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan responden sebelum dan setelah edukasi. Skor pengetahuan diklasifikasikan ke dalam kategori Kurang, Cukup, dan Baik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang bermakna setelah intervensi. Pada pre-test, mayoritas responden berada pada kategori pengetahuan rendah (84,44%). Setelah edukasi melalui web form, distribusi tingkat pengetahuan bergeser, yaitu 44,44% responden berada pada kategori Baik dan 55% pada kategori Cukup, menandakan perbaikan pemahaman mengenai indikasi antibiotik dan risiko penggunaan tanpa resep. Simpulannya edukasi menggunakan web form berbasis literasi kesehatan digital terbukti efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang rasional dan berpotensi mengurangi swamedikasi antibiotik yang tidak tepat. Program ini berkontribusi pada upaya pengendalian AMR di Kabupaten Bone Bolango serta dapat direplikasi sebagai model edukasi kesehatan digital di wilayah lain dengan karakteristik serupa.