Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh Kompensasi dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai melalui Kepuasan Kerja sebagai variabel intervening pada Dinas Kabupaten Solok. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah kinerja pegawai belum sepenuhnya optimal, dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemerintahan. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh kompensasi yang belum sesuai dengan beban kerja serta motivasi kerja yang masih rendah. Kondisi tersebut berdampak pada kepuasan kerja pegawai yang memngaruhi pencapaian kinerja. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang bekerja pada Dinas Perhubungan Kabupaten Solok, dengan jumlah responden sebanyak 43 orang. Teknik pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling yang ditentukan berdasarkan perhitungan rumus Slovin. Metode pengumpulan data dilakukan melalui survei dengan menyebarkan kuesioner kepada pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Solok sebagai responden, menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS) versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja pegawai. Motivasi Kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Kompensasi memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kinerja Pegawai, sedangkan Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Selanjutnya, Kepuasan Kerja memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Selain itu, hasil pengujian variabel intervening menunjukkan bahwa Kepuasan Kerja tidak mampu memediasi pengaruh Kompensasi dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai.