Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN SELF-ESTEEM TERHADAP ACADEMIC RESILIENCE PADA MAHASISWA DALAM MENGHADAPI TANTANGAN EARLY ADULTHOOD DALAM BUDAYA KOLEKTIVISME DI KOTA MAKASSAR Hasyim, Farah Fadilah; Yusran, Nurul Hidayah; Hidayat, Novi; Ramadhan, Gilang
JURNAL ILMU BUDAYA Vol. 14 No. 1 (2026): jurnal ilmu budaya
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/jib.v14i1.49553

Abstract

Fase dewasa awal merupakan tahuk mempersiapkan diri menuju masa depan, sehingga individu kerap dihadapkan pada berbagai tantangan khususnya mereka yang memilih untuk menjadi mahasiswa karena dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi sebagai upaya memperluas peluang untuk mewujudkan keberhasilan. Ketika individu tidak punya keterampilan untuk bertahan dalam melewati hambatan akademik maka berdampak pada produktifitas individu. Adanya pemberian evaluasi positif pada diri sendiri (self-esteem) dapat meningkatkan academic resilience. Penelitian ini bermaksud agar mengetahui apa ada korelasi yang signifikan antara self-esteem dan academic resilience pada mahasiswa dalam menghadapi tantangan early adulthood. Studi ini memakai pendekatan kuantitatif desain korelasional dengan subjek kajian berupa mahasiswa dalam menghadapi tantangan early adulthood. Hasil kajian memperlihatkan bahwasanya ada korelasi yang signifikan dan positif antara self-esteem dengan academic resilience pada mahasiswa dalam menghadapi tantangan early adulthood. Eksistensi budaya kolektivistik juga ikut serta memberikan dampak pada proses mental dan perilaku dalam menjalani dinamika usia dewasa awal di Indonesia.
GAMBARAN KUALITAS ACADEMIC RESILIENCE PADA MAHASISWA BARU DALAM MENGHADAPI TANTANGAN EARLY ADULTHOOD DI KOTA MAKASSAR Hasyim, Farah Fadilah; Rismawati, Rismawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.55881

Abstract

Fase dewasa awal merupakan tahap mempersiapkan diri menuju masa depan, sehingga individu kerap dihadapkan pada berbagai tantangan, khususnya mereka yang memilih untuk menjadi mahasiswa karena melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi sebagai upaya memperluas peluang untuk mewujudkan keberhasilan. Ketika individu tidak punya keterampilan untuk bertahan dalam melewati hambatan akademik (academic resilience), maka dapat berdampak pada produktivitas dan kesejahteraan diri. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui gambaran kualitas academic resilience pada mahasiswa baru dalam menghadapi tantangan early adulthood. Studi ini memakai pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek kajian berupa mahasiswa baru (S1) di Kota Makassar. Hasil kajian memperlihatkan bahwa mahasiswa baru dalam menghadapi tantangan tahap dewasa muda seperti menghadapi tanggung jawab baru sebagai mahasiswa cenderung memiliki kualitas academic resilience yang belum stabil. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kemampuan untuk beradaptasi, tetapi belum sepenuhnya mampu mempertahankan ketekunan, refleksi adaptif, dan pengelolaan emosi secara stabil ketika menghadapi tekanan akademik. Ini menunjukkan bahwa diperlukan peningkatan faktor perlindungan baik dari segi individu maupun institusi.
Peningkatan Kualitas Hidup pada Pengemudi Angkutan Bahan Berbahaya melalui Psikoedukasi di Bekasi Hasyim, Farah Fadilah; Hidayat, Novi; Hariyanto, Denny; Dwiwangsa, Arya
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1707

Abstract

Drivers of hazardous materials (B3) are a group of workers who face high occupational risks, both in terms of physical safety and mental health. Heavy workloads, long working hours, pressure to maintain safety, and the risk of accidents can have a negative impact on their quality of life. This community service activity aims to increase the understanding of B3 transport drivers regarding the importance of maintaining quality of life, which includes physical, psychological, social, and work environment aspects. The methods used in this activity are educational and participatory approaches through socialisation, interactive discussions, and psychoeducation approaches related to occupational health. The results of the activity show that most participants do not yet fully understand the concept of quality of life as a whole, but they show great enthusiasm for topics such as stress management, work fatigue, and work-life balance. This programme is expected to serve as an example of a sustainable community service activity in supporting the occupational safety and welfare of B3 transport drivers.