Dzikra, Girang
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Tingkat Pendidikan Orang Tua, Status Ekonomi, dan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Gunungsari Kabupaten Lombok Barat Dzikra, Girang; Angga Adnyana, I Gede; Maya Samodra, Velia; Azmi, Fahriana
Midwifery Student Journal (MS Jou) Vol. 4 No. 1 (2025): Midwifery Student Journal (MS Jou)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/msjou.v4i1.68

Abstract

Latar Belakang : Anak-anak sangatlah rentan untuk terkena penyakit, hal ini dikarenakan imunitas pada anak masih bersifat imatur dan akan terus berkembang seiring pertambahan usia. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) diare merupakan penyakit kedua tertinggi penyebab kematian pada anak usia dibawah 5 tahun dengan kasus kematian mencapai 370.000 anak pada tahun 2019. Tujuan : Mengetahui hubungan tingkat Pendidikan orang tua, status ekonomi, dan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita usia 0-60 bulan di wilayah Gunungsari Kabupaten Lombok Barat. Metode : Penelitian ini dilakukan di wilayah Gunungsari Kabupaten Lombok Barat dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Data penelitian kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil : Data penelitian didapatkan bahwa sebanyak 24 (30%) responden tidak mengalami kejadian diare, sedangkan sebanyak 56 (70%) responden  mengalami kejadian diare. Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan orang tua (p-value = 1,195), status ekonomi (p-value = 0,256), penyediaan air bersih (p-value = 0,254), jamban keluarga (p-value = 0,147), dan pengelolaan limbah cair (p-value = 0,336) terhadap kejadian diare pada balita usia 0-60 bulan di wilayah Gunungsari Kabupaten Lombok Barat. Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan orang tua, status ekonomi, penyediaan air bersih, jamban keluarga, dan pengelolaan limbah cair terhadap kejadian diare pada balita usia 0-60 bulan di wilayah Gunungsari Kabupaten Lombok Barat. Berdasarkan hasil penelitian ini, khususnya untuk Pemerintah dan instansi Kesehatan harus berfokus terkait penanganan dan pencegahan pengendalian faktor risiko kejadian diare. Abstract Background: Children are highly vulnerable to diseases due to their immature immune systems, which continue to develop as they age. According to data from the World Health Organization (WHO), diarrhea is the second highest cause of death among children under 5 years old, with 370,000 deaths recorded in 2019. Objective: To determine the relationship between parental education level, economic status, and environmental sanitation with the occurrence of diarrhea in children aged 0-60 months in the Gunungsari district of West Lombok Regency. Method: This research was conducted in the Gunungsari district of West Lombok Regency on November 11-12, 2023, using purposive sampling technique. The data were analyzed using univariate and bivariate analyses. Results: The research data revealed that 24 (30%) respondents did not experience diarrhea, while 56 (70%) respondents experienced diarrhea. Bivariate analysis showed no significant relationship between parental education level (p-value = 1.195), economic status (p-value = 0.256), provision of clean water (p-value = 0.254), family toilets (p-value = 0.147), and liquid waste management (p-value = 0.336) with the occurrence of diarrhea in children aged 0-60 months in the Gunungsari district of West Lombok Regency. Conclusion: There is no significant relationship between parental education level, economic status, provision of clean water, family toilets, and liquid waste management with the occurrence of diarrhea in children aged 0-60 months in the Gunungsari district of West Lombok Regency. Based on these research findings, particularly for the government and health institutions, the focus should be on handling and preventing the control of diarrhea risk factors.