Iman Cahyadi, Agung
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kecerdasan Emosional Anak Melalui Kegiatan Mewarnai Media Realia Di Taman Kanak-Kanak Lignita 1 Kota Sawahlunto Iman Cahyadi, Agung; Utoyo, Setiyo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36021

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kecerdasan emosional anak khususnya pada aspek pengetahuan emosi terutama pada aspek kecerdasan emosional terutama (kesadaran diri, pengendalian diri, dan motivasi diri) membutuhkan perhatian pada kelompok B di Taman Kanak-Kanak Lignita 1 Kota Sawahlunto. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan kecerdasan emosional anak melalui kegiatan mewarnai media realia di Taman Kanak-Kanak Lignita 1 Kota Sawahlunto. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kecerdasan emosional anak melalui kegiatan mewarnai media realia di Taman Kanak-Kanak Lignita 1 Kota Sawahlunto. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Fokus penelitian ini adalah kecerdasan emosional dan mewarnai media realia. Subjek penelitian ini yaitu anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak Lignita 1 Kota Sawahlunto yang terdiri dari 14 peserta didik yaitu 6 orang laki-laki dan 8 orang perempuan. Penelitian ini menggunakan 2 siklus yakni siklus I dan siklus II dimana desain penelitian terdiri dari 4 tahap setiap siklus yaitu perencanaan,pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data ialah observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan berupa analisis data kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan kegiatan mewarnai media realia dapat meningkatkan kecerdasan emosional anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak Lignita 1 Kota Sawahlunto. Peningkatan ini dapat dilihat dari perubahan kriteria Mampu di setiap siklusnya. Pada siklus I sebanyak 38% anak dalam kriteria Mampu dan pada siklus II sebanyak 85% anak dalam kriteria Mampu.