Struktur modal merupakan proporsi pembiayaan perusahaan yang berasal dari modal sendiri dan utang, yang menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keberlangsungan dan pertumbuhan perusahaan. Kebijakan dividen, tangibility, dan asset turnover diduga berperan dalam menentukan struktur modal perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan dividen, tangibility, dan asset turnover baik secara parsial maupun simultan terhadap struktur modal pada perusahaan yang terdaftar di Kompas 100 periode 2020–2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) (www.idk.co.id). Sampel penelitian diambil dengan teknik purposivesampling, dengan jumlah sampel 55 perusahaan yang memenuhi kriteria selama periode pengamatan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi, serta uji hipotesis dengan bantuan software IBM SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dividen berpengaruh positif terhadap struktur modal pada perusahaan yang terdaftar di Kompas 100 periode 2020–2023, maka dapat disimpulkan H1 diterima. Tangibility berpengaruh negatif terhadap struktur modal pada perusahaan yang terdaftar di Kompas 100 periode 2020–2023, dapat disimpulkan H2 ditolak. Sedangkan asset turnover berpengaruh negatif terhadap struktur modal pada perusahaan yang terdaftar di Kompas 100 periode 2020–2023, sehingga dapat disimpulkan H3 diterima. Secara simultan, kebijakan dividen, tangibility, dan asset turnover berpengaruh signifikan terhadap struktur modal pada perusahaan yang terdaftar di Kompas 100 periode 2020–2023.