Fatahudin, Rif’an Romdloni
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penerapan Project Based Learning dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Kurikulum Merdeka Fatahudin, Rif’an Romdloni; Rondli, Wawan Shokib; Darmuki, Agus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengevaluasi dan mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka di SD Negeri 2 Bandungharjo, 2) mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi keberhasilan penerapan Project Based Learning dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan bersifat evaluative. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas I dan IV. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian memperoleh bahwa 1) Penerapan Project Based Learning (PjBL) dalam penguatan Profil Pelajar Pancasila di SD Negeri 2 Bandungharjo telah berjalan cukup baik melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Guru merancang proyek yang relevan, melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta melakukan penilaian proses dan produk proyek. PjBL terbukti membantu menumbuhkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila seperti gotong royong, kreativitas, kemandirian, dan bernalar kritis. 2) Faktor pendukung dan penghambat memiliki pengaruh langsung terhadap keberhasilan penerapan PjBL. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah, kesiapan guru, ketersediaan sarana prasarana, pelatihan, serta antusiasme peserta didik. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, kemampuan peserta didik yang beragam, serta kurangnya pengalaman guru dalam mengelola proyek. Upaya yang dilakukan sekolah dan guru seperti pendampingan, pelatihan, dan penyesuaian beban tugas mampu meminimalkan hambatan tersebut sehingga PjBL tetap dapat terlaksana secara efektif.