Juliyani Safika Dewi Marpaung
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemahaman Mahasiswa Pendidikan Matematika Terhadap Distribusi Poisson Melalui Pendekatan Konstektual Hera Azhari Bangun; Juliyani Safika Dewi Marpaung; Muthia Dewi
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Menulis - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i2.1001

Abstract

Distribusi Poisson adalah salah satu topik yang sangat penting dalam studi probabilitas di program Pendidikan Matematika. Namun, berdasarkan pengamatan awal, banyak siswa menemui kesulitan dalam memahami konsep distribusi Poisson secara komprehensif, termasuk karakteristiknya, penerapan, serta cara menginterpretasikan hasil dalam berbagai situasi nyata. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman mahasiswa Pendidikan Matematika mengenai distribusi Poisson dengan pendekatan kontekstual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, di mana subjeknya adalah mahasiswa semester V dari salah satu perguruan tinggi terkenal di Indonesia. Alat utama yang digunakan antara lain tes pemahaman konsep, wawancara mendalam, dan observasi selama proses pembelajaran yang menerapkan pendekatan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan kontekstual dapat secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa tentang distribusi Poisson, baik dalam aspek konsep maupun prosedur. Mahasiswa mampu mengaitkan konsep distribusi Poisson dengan situasi nyata, seperti kejadian jarang dalam kehidupan sehari-hari, contohnya jumlah kecelakaan dalam jangka waktu tertentu atau jumlah pelanggan yang datang ke suatu layanan dalam waktu tertentu. Di samping itu, pendekatan kontekstual juga membantu siswa mengurangi kesalahpahaman terkait parameter, rumus, dan aplikasi distribusi Poisson dalam menyelesaikan masalah statistik. Melalui diskusi kelompok, presentasi studi kasus nyata, dan penyelesaian tugas berbasis proyek, siswa menjadi lebih terlibat dalam proses belajar dan mampu berpikir kritis ketika menghadapi masalah yang diberikan.