Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Dalam Pemberian Edukasi Tentang Penatalaksanaan Breat Care Untuk Mencegah Bendungan ASI Pada Ibu Pasca Salin Septian Arpen, Ratih; Gusmadewi, Gusmadewi
Journal of Humanity Dedication Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Humanity Dedication
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/1109

Abstract

Menurut (WHO) World Health Organization, persentase perempuan menyusui yang mengalami bendungan ASI rata-rata sebanyak 8.242 (87,05%) dari 12.765 yang ibu nifas, pada tahun 2019 yang mengalami bendungan ASI sebanyak 7.198 (66,87%) dari 10.764 ibu nifas pada tahun 2020 terdapat bendungan ASI sebanyak 6.543 (66,34%) dari 9.862 ibu nifas. pada tahun 2021 terungkap data ibu yang mengalami masalah menyusui sekitar 17.230.142 juta jiwa yang terdiri dari puting susu lecet 56,4%, bendungan payudara 36,12% dan mastitis 7,5%. Dari survei awal di lokasi pengabdian yaitu Posyandu Gerry Permai Kelurahan Padang Sarai Kota Padang yaitu salah satu yang dikemukakan adalah ditemukan beberapa permasalahan khusunya masalah ibu nifas, kemudian yaitu masalah kesehatan tentang penatalaksanaan breast care untuk mencegah bendungan asi pada ibu nifas sekitar hanya 6 orang ibu nifas yang mengetahui pengetahuan dan pengalaman ibu dalam menyusui terutama tentang perawatan payudara untuk menghindari pembengkakan payudara/bendungan ASI 14 orang ibu nifas yang ditemui 8 orang adalah ibu hamil  yang belum mengetahui mengalami pembengkakan payudara/bendungan ASI dan putting lecet pada awal menyusui. Tujuan pengabdian masyarakat ini tanggal 14 Januari 2026 adalah untuk mengetahui Perawatan payudara untuk melancarkan peredaran darah sehingga ASI dapat keluar dengan lancar. Selain itu, perawatan payudara juga dapat meningkatka produksi ASI. Metode kegiatan ini melalui Penyuluhan langsung pada Ibu Pasca salin. Hasil kegiatan pengabdiann masyarakat ini didapatkan adanya peningkatan pengetahuan, ibu menyusui dapat mahir dan terampil mempraktekan perawatan payudara dan pijat oksitiosin yang baik dan benar sehingga keberhasilan menyusui ASI Eklusif.