Industri pertambangan merupakan sektor dengan tingkat potensi bahaya kerja yang tinggi, sehingga penerapan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja, yang juga dikenal sebagai Health, Safety, and Environment (HSE), menjadi komponen strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mendukung kinerja operasional. Salah satu perusahaan pertambangan berskala besar di Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam aspek keselamatan kerja, yang tercermin dari masih ditemukannya insiden kecelakaan meskipun sistem manajemen HSE telah diterapkan secara terstruktur. Kondisi ini menunjukkan bahwa efektivitas program HSE tidak hanya ditentukan oleh keberadaan sistem formal, tetapi juga oleh kemampuan organisasi dalam mengembangkan inovasi yang dapat membentuk perilaku keselamatan kerja secara adaptif di lingkungan berisiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk inovasi dalam penerapan program HSE, khususnya melalui pemanfaatan teknologi seperti perangkat wearable dan sistem pelaporan berbasis digital, dalam mendukung peningkatan kesadaran serta perilaku keselamatan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, melalui analisis terhadap jurnal ilmiah, laporan keberlanjutan perusahaan, serta dokumentasi insiden keselamatan kerja pada perusahaan pertambangan tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan inovasi teknologi dalam program HSE berpotensi memperkuat sistem pengawasan dan pemantauan kondisi pekerja secara real-time, meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bahaya, serta mendorong terbentuknya budaya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Namun demikian, tingkat keberhasilan implementasi sangat dipengaruhi oleh kesiapan budaya organisasi, kualitas pelatihan keselamatan, serta peran aktif manajemen dalam mendukung perubahan perilaku kerja. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam program HSE perlu diintegrasikan secara holistik dengan pendekatan yang berfokus pada aspek manusia agar sistem keselamatan kerja dapat berjalan secara adaptif dan berkelanjutan dalam konteks industri pertambangan di Indonesia.