Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PEMASARAN IKAN NILA DI DESA JARAKORE KECAMATAN SAHU KABUPATEN HALMAHERA BARAT Budiman, Josse; Musdhalifah Kholil; Zakeus Dadi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

This research aims to: (1) Find out the role of the media in marketing tilapia in Distancere Village, Sahu District, West Halmahera Regency. This research was designed quantitatively, which took place in Distancere Village in May-August 2024. The sample was determined as 20 people. Primary data was obtained through interviews and observations using questionnaires, secondary data was obtained from BPS, journals, theses and other relevant.  Data analysis used to answer the research objectives is a Likert scale using a score of 1-5 (1: very no role, 2: no role, 3: role 4: quite role and 5: very role). The research results show that the role of WhatsApp social media in marketing tilapia in Distancere Village has an average value of 4.03 percent in the role category. The role of Facebook's social media has an average of 3.97 percent in the moderately important category and the role of Instagram's social media shows an average of 4.06 percent in the important category.
Analisis Sikap Petani Terhadap Penurunan Budidaya Talas (Colocasia Esculenta L.) di Desa Dere Kecamatan Sahu Verna Dadi; Musdalifah Kholil; Zakeus Dadi
Jurnal Pertanian Indonesia Vol. 1 No. 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Jurnal Pertanian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk sikap petani terhadap budidaya talas dalam kondisi penurunan praktik budidaya di Desa Dere Kecamatan Sahu dan mendeskripsikan tingkat kesediaan petani untuk kembali membudidayakan talas apabila tersedia dukungan dari pihak terkait. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara terhadap petani yang pernah, sedang, maupun masih aktif membudidayakan talas. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata (mean). Penilaian sikap petani dianalisis menggunakan skala Likert yang mencakup tiga komponen utama, yaitu komponen kognitif, afektif, dan konatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum sikap petani terhadap budidaya talas berada pada kategori sangat positif. Komponen kognitif memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,54 yang menunjukkan bahwa petani memiliki pengetahuan yang baik mengenai teknik budidaya, manfaat gizi talas, kemampuan adaptasi tanaman terhadap kondisi lahan, potensi pengolahan produk, serta peluang pasar yang masih terbuka. Komponen afektif memiliki nilai rata-rata sebesar 4,5 yang menunjukkan bahwa petani memiliki perasaan positif terhadap budidaya talas, seperti rasa senang menanam, kebanggaan terhadap hasil panen, serta pandangan bahwa talas merupakan bagian dari budaya pangan lokal yang perlu dipertahankan. Sementara itu, komponen konatif memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,52 yang menunjukkan adanya kecenderungan perilaku yang kuat dari petani untuk tetap menanam dan mengembangkan budidaya talas. Selain itu, kesediaan petani untuk melanjutkan budidaya talas dipengaruhi oleh ketersediaan sarana produksi seperti bibit unggul, pupuk, pestisida, akses modal, alat pengolahan hasil, serta jaminan pemasaran. Oleh karena itu, dukungan pemerintah, penyuluhan pertanian, serta penguatan kelembagaan petani menjadi faktor penting dalam mendorong keberlanjutan budidaya talas di Desa Dere.