This Author published in this journals
All Journal Jurnal Inkofar
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH TINGKAT KEMATANGAN BUAH NANAS TERHADAP KUALITAS SEDIAAN SERUM DARI EKSTRAK KULIT BUAH NANAS (Ananas comosus (L.) Meer) Utama, Vonny Kurnia; Reddy, Reddy; Putri, Diva Andini
Jurnal Inkofar Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Politeknik META Industri Cikarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46846/jurnalinkofar.v9i2.459

Abstract

Kulit buah nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) mengandung senyawa antioksidan seperti vitamin C dan flavonoid yang berperan dalam menangkal radikal bebas penyebab kerusakan sel. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan serum dari ekstrak kulit buah nanas berdasarkan tingkat kematangan buah (50%, 70%, dan 95%) dan melakukan evaluasi sediaan. Sediaan serum dipilih karena memiliki viskositas yang relatif rendah sehingga lebih mudah diserap oleh kulit, memberikan efek yang lebih nyaman, serta mempermudah penyebaran bahan aktif secara merata di permukaan kulit. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, dan aktivitas antioksidan. Hasil menunjukkan bahwa sediaan serum memiliki konsistensi agak kental, berwarna coklat keemasan, beraroma khas kulit nanas, dan bersifat homogen. Nilai pH F0, FI, FII, dan FIII yaitu 4,7–5,16 dan viskositas antara 145,71–6348 cPs. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode microplate reader pada panjang gelombang 492 nm menunjukkan bahwa formula I (kematangan 50%) memiliki nilai ICβ‚…β‚€ sebesar 44,48 (aktivitas sangat kuat), formula II (70%) sebesar 60,73, dan formula III (95%) sebesar 63,46 (aktivitas kuat). Berdasarkan hasil tersebut, serum ekstrak kulit buah nanas dengan tingkat kematangan 50% menunjukkan aktivitas antioksidan terbaik