Atik, Kartika
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENGETAHUAN PASIEN, DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEPATUHAN PENGOBATAN ANTIRETROVIRAL PADA PENDERITA HIV/AIDS DI RSUD PANIAI TAHUN 2025 Atik, Kartika; Hafizurrachman, Hafizurrachman
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.55121

Abstract

Keberhasilan program pengendalian HIV/AIDS sangat bergantung pada kepatuhan pasien dalam mengonsumsi antiretroviral (ARV), yang dipengaruhi oleh pengetahuan pasien dan dukungan keluarga. Di Kabupaten Paniai, tingginya angka ketidakpatuhan pasien menjadi tantangan serius dalam mencapai target eliminasi HIV/AIDS. Interaksi sehari-hari dan kedekatan emosional antara pasien dan keluarga menciptakan lingkungan yang mendukung semangat dan kepatuhan terapi ARV. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengetahuan pasien dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan pengobatan ARV pada pasien HIV/AIDS di RSUD Paniai tahun 2025. Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan 40 responden dari populasi 640 pasien HIV, dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan SmartPLS 4 dan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan dukungan keluarga berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan dan kepatuhan pasien, sedangkan pengetahuan pasien juga memengaruhi kepatuhan pengobatan. Ditemukan pula pengaruh tidak langsung (mediasi parsial) antara dukungan keluarga dan kepatuhan melalui pengetahuan pasien. Dukungan keluarga yang tinggi meningkatkan pengetahuan pasien, sejalan dengan temuan Tri Ramadani (2020) yang menunjukkan kontribusi dukungan keluarga terhadap harga diri pasien HIV/AIDS sebesar 89,3%. Temuan ini menegaskan bahwa semakin kuat dukungan keluarga—baik emosional, informasional, maupun praktis—semakin tinggi kemungkinan pasien patuh dalam mengonsumsi ARV sesuai jadwal dan anjuran medis. Dengan demikian, dukungan keluarga merupakan faktor penting dalam meningkatkan pengetahuan pasien dan kepatuhan pengobatan, yang pada akhirnya mendukung keberhasilan program pengendalian HIV/AIDS di RSUD Paniai, Kabupaten Paniai tahun 2025.