This Author published in this journals
All Journal Empiricism Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Peran Ganda Perempuan (Studi Kasus Istri Nelayan) di Dusun Sukamulia, Desa Pohgading Timur, Lombok Timur Putri, Yati Kusuma; Masyhuri, Masyhuri; Sumitro, Sumitro
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/x8q42w58

Abstract

Peran ganda istri nelayan di Dusun Sukamulia berarti perempuan yang menjalankan dua jenis tugas sekaligus yaitu peran domestik dan peran publik. Mereka bukan hanya bertanggung jawab mengurus rumah dan anak, tetapi juga aktif bekerja di luar untuk membantu ekonomi keluarga. Penelitian ini mengeksplorasi faktor penyebab keluarga nelayan mengalami ketidakpastiaan pendapatan yang terus-menerus akibat faktor cuaca yang tidak menentu. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih fokus pada dampak situasional seperti saat pandemi tanpa mengkaji faktor penyebab ketidakpastian pendapatan keluarga nelayan di suatu wilayah tertentu. Oleh krena itu, penelitian ini di fokuskan pada, istri nelayan yang melakukan peran ganda di Dusun Sukamulia, Desa pohgading Timur, Lombok Timur dijadikan sebagai objek kajian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk peran ganda yang dijalankan oleh istri nelayan serta menganalisis kontribusi mereka dalam pemenuhan kebutuhan hidup dan kesejahteraan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data diperoleh dari subjek dan informan penelitian yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istri nelayan menjalankan peran domestik sekaligus peran publik melalui berbagai aktivitas ekonomi seperti menjual ikan keliling, mengolah ikan asin, menjadi buruh tani, penjahit, hingga pembantu rumah tangga dengan pendapatan harian berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 195.000. Kontribusi finansial tersebut dialokasikan secara prioritas untuk kebutuhan pangan, pendidikan anak, kesehatan, dan menabung. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya pengakuan terhadap kontribusi ekonomi perempuan nelayan dan perlunya kebijakan pemberdayaan yang lebih spesifik untuk membantu mereka mengatasi ketidakpastian ekonomi serta meningkatkan status sosial mereka di masyarakat. Analysis of Women’s Dual Roles (A Case Study of Fishermen’s Wives) in Sukamulia Hamlet, East Pohgading Village, East Lombok Abstract The dual role of fishermen's wives in Sukamulia Hamlet refers to women who simultaneously perform two types of responsibilities: domestic and public roles. They are not only responsible for managing the household and children but are also actively working outside the home to support the family economy. This study explores the factors causing fishermen's families to experience constant income uncertainty due to unpredictable weather conditions. Unlike previous studies that focused more on situational impacts, such as during the pandemic, without examining the underlying causes of income instability in specific regions, this research focuses on fishermen's wives performing dual roles in Sukamulia Hamlet, East Pohgading Village, East Lombok. This study aims to identify the forms of dual roles performed by these women and analyze their contributions to meeting daily needs and family welfare. A qualitative approach with a case study method was employed. Data were obtained from subjects and informants selected through purposive sampling, using interviews, observation, and documentation techniques. Data analysis followed the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that fishermen's wives carry out domestic and public roles through various economic activities such as mobile fish vending, processing salted fish, working as farm laborers, tailors, and domestic helpers, with daily earnings ranging from IDR 50,000 to IDR 195,000. These financial contributions are prioritized for food, children's education, healthcare, and savings. The implications of this study emphasize the importance of recognizing the economic contributions of fisherwomen and the need for specific empowerment policies to help them overcome economic uncertainty and improve their social status in society.