Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan berobat yang konsisten untuk mencegah komplikasi. Salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan kepatuhan berobat adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan berobat pada penderita hipertensi di UPTD Puskesmas Rendang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 72 responden penderita hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Family Support Questionnaire dan Adherence to Refills and Medications Scale (ARMS). Analisis data dilakukan dengan uji Spearman rho pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga tidak baik sebanyak 68 responden (94,4%), sedangkan dukungan keluarga baik sebanyak 4 responden (5,6%). Kepatuhan berobat penderita hipertensi sebagian besar berada pada kategori cukup, yaitu 52 responden (72,2%), dan kepatuhan baik sebanyak 20 responden (27,8%). Hasil uji Spearman rho menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi ρ = 0,878, yang menandakan adanya hubungan positif dengan kekuatan hubungan sangat kuat antara dukungan keluarga dan kepatuhan berobat. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan berobat pada penderita hipertensi di UPTD Puskesmas Rendang. Dukungan keluarga yang baik berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan berobat penderita hipertensi.