Intan Kemala Dewi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The effect of using swamp water for daily needs on the saliva pH of non-smoking male farmers in Senajam Village, West Kalimantan Province: Pengaruh penggunaan air rawa sebagai kebutuhan keseharian terhadap pH saliva petani laki-laki non perokok di Dusun Senajam Provinsi Kalimantan Barat Raziv Ganesha; I Gusti Ngurah Putra Dermawan; Intan Kemala Dewi; Agustina Ursula Dayuta
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Volume 14 Issue 3 December 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan pH yang seimbang, saliva melindungi permukaan gigi dari kerusakan, menghambat perkembangan bakteri patogen, serta mendukung proses remineralisasi alami pada email gigi. Kualitas air yang digunakan sehari-hari memainkan peran penting dalam kesehatan tubuh, termasuk kesehatan gigi dan mulut. Berbagai jenis air memiliki karakteristik unik, termasuk pH atau tingkat keasamannya, yang dapat berdampak pada kesehatan mulut dan jaringan di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan lebih lanjut mengenai kondisi pH saliva pada individu non-perokok, khususnya pada komunitas petani laki-laki di Dusun Senajam yang menggunakan air rawa sebagai kebutuhan keseharian sehingga mengungkap pengaruh antara kebiasaan penggunaan air rawa yang berkonsentrasi asam terhadap kondisi kesehatan rongga mulut. Hasil menunjukkan 58% peserta penelitian menunjukkan nilai asam, 10,5% menunjukkan nilai basa dan 31,5% menunjukkan nilai normal. Disimpulkan bahwa penggunaan air rawa yang bersifat asam dalam jangka panjang berkontribusi pada penurunan pH saliva.
Effectiveness of inhibition of telang flower (Clitoria ternatea L.) against the growth of Candida albicans: Efektivitas daya hambat bunga telang (Clitoria ternatea L.) terhadap pertumbuhan Candida albicans Ni Nyoman Gemini Sari; Intan Kemala Dewi; Pande I Putu Andika Prasetiawan
Makassar Dental Journal Vol. 12 No. 3 (2023): Volume 12 Issue 3 Desember 2023
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kandidiasis oral adalah infeksi oportunistik yang paling umum memengaruhi mukosa mulut. Dalam sebagian besar kasus, lesi disebabkan oleh Candida albicans. Banyak obat antijamur yang telah banyak diproduksi dan dijual di pasaran untuk mengobati kandidiasis, namun obat-obatan tersebut memiliki efek samping. Salah satu tumbuhan yang dapat dibudidayakan sebagai tanaman hias dan tanaman obat adalah kembang telang (Clitoria ternatea L.). Diketahui daya hambat bunga telang terhadap C.alcans disebabkan oleh zat antosianin. Penelitian eksperimental ini dirancang dengan post-test only control group. Uji KruskalWallis menunjukkan perbedaan yang signifikan efektivitas ekstrak bunga telang 50%, 75%, 100% dalam membunuh koloni C.albicans. Uji Mann Whitney tidak mendapatkan perbedaan yang signifikan ekstrak bunga telang 50%, 75%, 100% dalam membunuh koloni C.albicans; keduanya pada media SDA. Konsentrasi bunga telang yang terus ditingkatkan mengalami penurunan efektivitas. Disimpulkan bahwa makin tinggi konsentrasi daya difusi ekstrak ke dalam media berkurang sehingga semakin rendah kelarutannya.