Syakriani Syahrir
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Management of intruded primary teeth using computer-controlled local anesthetic delivery systems: Tatalaksana gigi susu yang intrusi menggunakan sistem anestesi lokal yang dikendalikan komputer Andi Sri Permatasari; Syakriani Syahrir; Yayah Inayah; Wiwik Elnangti Wijaya; Adam Malik Hamudeng; Rifaat Nurrahma; Ita Purnama Alwi
Makassar Dental Journal Vol. 14 No. 3 (2025): Volume 14 Issue 3 December 2025
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intrusi adalah trauma paling umum pada anak-anak. Penanganan gigi susu yang terintrusi meliputi re-erupsi spontan atau ekstraksi. Laporan kasus ini menggambarkan pengelolaan gigi susu yang mengalami intrusi menggunakan sistem anestesi lokal yang dikendalikan komputer (CCLAD). Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun datang dengan gigi insisivus susu maksila yang mengalami intrusi setelah jatuh dari tangga sehari sebelumnya. Temuan klinis meliputi pembengkakan dan ulserasi pada bibir dan dagu, hematoma, dan ulserasi gusi. Fraktur Kelas IX Ellis tercatat pada gigi 51, 61, 62 dengan intrusi parah (derajat III), mobilitas ringan, dan fusi 61-62. Pencitraan panoramik menunjukkan agenesis pada gigi 22. Setelah satu minggu observasi untuk re-erupsi spontan, ekstraksi gigi 51, 61, dan 62 dilakukan karena risiko terhadap gigi permanen pengganti. Anestesi diberikan menggunakan teknik P-ASA (palatal-alveolar superior anterior) dengan SleeperOne5 (CCLAD), meningkatkan kenyamanan dan mengurangi ketakutan pasien. Pemantauan selama 12 bulan tidak menunjukkan komplikasi. Disimpulkan bahwa SleeperOne5 sebagai CCLAD dengan pendekatan anestesi P-ASA merupakan alternatif yang berguna untuk mengelola gigi susu anterior yang intrusi secara multipel.
Osteogenesis imperfecta in incidental findings of panoramic radiographic examination: Osteogenesis imperfecta pada temuan insidental pemeriksaan radiografi panoramik Muhammad Fadil Hidayat; Fadhlil U.A Rahman; Barunawaty Yunus; Syakriani Syahrir
Makassar Dental Journal Vol. 12 No. 3 (2023): Volume 12 Issue 3 Desember 2023
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Osteogenesis imperfecta adalah kelainan herediter berupa tulang mudah fraktur akibat tingkat kerapuhan yang tinggi dengan dugaan patogenesis utama akibat gangguan sintesis kolagen tipe 1. Secara klinis dapat juga ditemukan kelainan pada gigi-geligi. Laporan kasus ini menganalisis gambaran radiograf panoramik pada kasus osteogenesis imperfecta. Anak laki-laki berusia 4 tahun datang ke RSGMP Universitas Hasanuddin dengan keluhan gigi rahang atas dan bawah goyang serta riwayat fraktur pada tulang. Radiografi panoramik menunjukkan gambaran hilangnya kepadatan tulang yang meluas dengan kesan brittle bone pada sebagian besar area rahang atas dan bawah disertai missing dan migrasi benih gigi permanen. Ada riwayat kondisi tuberkulosis kelenjar. Suspek radiodiagnosis kasus adalah osteogenesis imperfecta. Pasien diberi penjelasan mengenai hubungan kondisi rongga mulut dan penyakit sistemik, serta dirujuk ke Departemen Anak untuk melola kondisi sistemiknya dan untuk mengurangi ketidaknyamanan oral diresepkan antibiotik dan analgetik. Manifestasi osteogenesis imperfecta adalah penurunan densitas tulang rahang, maloklusi kelas III, dan dentinogenesis imperfecta. Pada kasus ini, ditemukan pula migrasi dan missing benih gigi permanen. Disimpulkan bahwa pemeriksaan klinis pada kasus osteogenesis imperfecta perlu didukung oleh pemeriksaan radiografi panoramik sehingga dapat mengidentifikasi kondisi jaringan keras, tulang dan gigi.
Osteogenesis imperfecta in incidental findings of panoramic radiographic examination: Osteogenesis imperfecta pada temuan insidental pemeriksaan radiografi panoramik Muhammad Fadil Hidayat; Fadhlil U.A Rahman; Barunawaty Yunus; Syakriani Syahrir
Makassar Dental Journal Vol. 12 No. 3 (2023): Volume 12 Issue 3 Desember 2023
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Osteogenesis imperfecta adalah kelainan herediter berupa tulang mudah fraktur akibat tingkat kerapuhan yang tinggi dengan dugaan patogenesis utama akibat gangguan sintesis kolagen tipe 1. Secara klinis dapat juga ditemukan kelainan pada gigi-geligi. Laporan kasus ini menganalisis gambaran radiograf panoramik pada kasus osteogenesis imperfecta. Anak laki-laki berusia 4 tahun datang ke RSGMP Universitas Hasanuddin dengan keluhan gigi rahang atas dan bawah goyang serta riwayat fraktur pada tulang. Radiografi panoramik menunjukkan gambaran hilangnya kepadatan tulang yang meluas dengan kesan brittle bone pada sebagian besar area rahang atas dan bawah disertai missing dan migrasi benih gigi permanen. Ada riwayat kondisi tuberkulosis kelenjar. Suspek radiodiagnosis kasus adalah osteogenesis imperfecta. Pasien diberi penjelasan mengenai hubungan kondisi rongga mulut dan penyakit sistemik, serta dirujuk ke Departemen Anak untuk melola kondisi sistemiknya dan untuk mengurangi ketidaknyamanan oral diresepkan antibiotik dan analgetik. Manifestasi osteogenesis imperfecta adalah penurunan densitas tulang rahang, maloklusi kelas III, dan dentinogenesis imperfecta. Pada kasus ini, ditemukan pula migrasi dan missing benih gigi permanen. Disimpulkan bahwa pemeriksaan klinis pada kasus osteogenesis imperfecta perlu didukung oleh pemeriksaan radiografi panoramik sehingga dapat mengidentifikasi kondisi jaringan keras, tulang dan gigi.