Penelitian ini dilatar belakangi dari permasalahanrendahnya kreativitas siswa sekolah dasar akibatpembelajaran yang masih berfokus pada hasil akhir, bukanpada proses berpikir kreatif. Tujuan penelitian ini adalahmendeskripsikan penerapan model Project Based Learning(PJBL) berbasis kearifan lokal sebagai upayameningkatkan kreativitas siswa di SDN Pangeran 1 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode studikasus dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melaluiwawancara semi-terstruktur dan observasi langsungterhadap guru, kepala sekolah, serta siswa kelas V dan VI yang terlibat dalam proyek melukis pot bermotifsasirangan. Analisis dilakukan secara interaktif melaluitahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulanuntuk memahami proses implementasi PJBL berbasiskearifan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwapenerapan PJBL berbasis kearifan lokal efektif dalammenumbuhkan kreativitas siswa, terlihat dari kemampuanmenghasilkan ide baru, memodifikasi pola dan warna, sertamenciptakan karya yang orisinal. Pembelajaran yang terintegrasi dengan nilai budaya daerah juga meningkatkankerja sama, rasa bangga terhadap identitas lokal, dan suasana belajar yang lebih menyenangkan. Kendala sepertiketerbatasan fasilitas dapat diatasi melalui kerja samadengan pihak luar, pelatihan guru, serta dokumentasidigital kegiatan. Secara keseluruhan, model PJBL berbasiskearifan lokal tidak hanya mengembangkan kreativitas, tetapi juga memperkuat karakter dan nilai budaya siswasebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.