Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Pengenalan Geometri Melalui Game Wordwall Di Taman Kanak-Kanak Harapan Bunda Batu Tanjung Juita, Ratna Fitri; Marlina, Serli
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Volume 3, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7f3nj431

Abstract

Kemampuan pengenalan geometri merupakan aspek penting dalam perkembangan kognitif anak usia dini. Namun, berdasarkan observasi awal di Taman Kanak-Kanak Harapan Bunda Batu Tanjung, “sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi dan membedakan bentuk-bentuk geometri dasar”.  Penelitian ini bertujuan untuk “meningkatkan kemampuan pengenalan geometri anak usia 5-6 tahun melalui penerapan game Wordwall di Taman Kanak-Kanak Harapan Bunda Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto”. Penelitian ini menggunakan metode “penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 10 anak usia 5-6 tahun”. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dengan lima indikator: mencocokkan benda nyata dengan bentuk geometri, menyebutkan nama bentuk geometri, membedakan bentuk geometri, menggunakan perangkat digital, dan menunjukkan minat serta partisipasi aktif. Hasil penelitian menunjukkan “peningkatan signifikan pada seluruh indicator”. Kemampuan mencocokkan benda nyata dengan bentuk geometri meningkat dari 2% menjadi 80%, kemampuan menyebutkan nama bentuk geometri meningkat dari 20% menjadi 90%, kemampuan membedakan bentuk geometri meningkat dari 10% menjadi 80%, kemampuan menggunakan perangkat digital meningkat dari 20% menjadi 80%, dan minat serta partisipasi aktif meningkat dari 10% menjadi 80%. Penerapan game Wordwall terbukti efektif meningkatkan kemampuan pengenalan geometri anak usia dini karena mengintegrasikan unsur bermain, visual, dan interaksi aktif yang sesuai dengan karakteristik belajar anak.