ABSTRAK Menurut data dari World Health Organization (WHO) pada tahun 2023 diperkirakan 1,28 Miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun diseluruh dunia menderita hipertensi. Faktor risiko lain penyebab hipertensi adalah kurangnya aktivitas fisik. Aktivitas fisik diketahui yang mampu menurunkan risiko hipertensi melalui mekanisme penurunan resistensi pembuluh darah dan penekanan aktivitas sistem saraf simpatik dan sistem renin angiotensin. Latihan menggenggam alat handgrip merupakan intervensi dengan mengontraksikan otot tangan secara statis tanpa diikuti dengan pergerakan berlebih dari otot dan sendi. Diketahui pengaruh handgrip terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Dusun Aryo Jipang Kelurahan Suka Jaya Lempasing Pesawaran. Jenis penelitian ini menggunakan jenis kualitatifdengan metode one group pretest-posttest untuk mengetahui hasil penerapan intervensi handgrip yang dilakukan sebelum dan sesudah dilakukan tindakan pada pasien kelolaan. Sampel menggunakan 2 orang dewasa yang memenuhi kriteria inklusi. Setelah dilakukan asuhan keperawatan keluarga dengan terapi handgrip kepada dua responden selama 5 hari dengan 1 kali intervensi didapatkan hasil dari masing-masing responden 1 dapat menurunkan tekanan darah 157/95 mmHg menjadi 151/91 mmHg. Responden 2 tekanan darah 155/94 mmHg menjadi 150/90 mmHg. Ada pengaruh terapi handgrip untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi derajat 1. Saran kepada keluarga terapi handgrip dapat digunakan secara mandiri dan terus dilakukan untuk mengontrol tekanan darah tinggi pada pasien. Untuk keluarga dapat mendampingi responden saat terapi dilakukan. Kata Kunci: Handgrip, Hipertensi, Dewasa. ABSTRACT According to data from the World Health Organization (WHO), in 2023 it is estimated that 1.28 billion adults aged 30-79 years worldwide will suffer from hypertension. Another risk factor for hypertension is lack of physical activity. Physical activity is known to reduce the risk of hypertension through the mechanism of reducing vascular resistance and suppressing the activity of the sympathetic nervous system and the renin angiotensin system. Handgrip grip training is an intervention that involves statically contracting the hand muscles without excessive movement of the muscles and joints. To determine the effect of handgrips on blood pressure in hypertensive patients in Aryo Jipang Hamlet, Suka Jaya Lempasing Pesawaran Village. This type of research uses a qualitative type with a one group pretest-posttest method to determine the results of implementing the handgrip intervention carried out before and after the action is carried out on managed patients. The sample used 2 adults who met the inclusion criteria. After providing family nursing care with handgrip therapy to two respondents for 5 days with 1 intervention, the results showed that each respondent 1 was able to reduce blood pressure from 157/95 mmHg to 151/91 mmHg. Respondent 2's blood pressure was 155/94 mmHg to 150/90 mmHg. There is an effect of handgrip therapy in lowering blood pressure in sufferers of grade 1 hypertension. Advice to families, handgrip therapy can be used independently and continuously to control high blood pressure in patients. The family can accompany the respondent when therapy is carried out. Keywords: Handgrip, Hypertension, Mature.