Tujuan – Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana kebijakan ACFTA memberikan dinamika terhadap cadangan devisa Indonesia selama kurun waktu 10 tahun terakhir. Desain/metodologi/pendekatan – Dalam penelitian, digunakan metode kuantitatif deskriptif untuk membandingkan data cadangan devisa dan menganalisis perbedaan. Data perbandingan akan disertai dengan penjelasan deskriptif, dilengkapi dengan data pendukung lainnya dan kajian literatur yang relevan. Untuk uji analisis data, akan dilakukan menggunakan aplikasi eviews untuk menguji signifikansi perbedaan yang terjadi dalam perbandingan data selama 10 tahun. Temuan – Hasil penelitian adalah cadangan devisa Indonesia berada dalam kategori yang aman berdasarkan standar yang ditetapkan oleh International Monetary Fund. Selain itu, kestabilan cadangan devisa ini juga diiringi dengan meningkatnya nilai ekspor dan impor dalam periode yang sama. Hasil uji mengatakan bahwa terdapat perbedaan signifikan yang terjadi dan dapat disimpulkan bahwa eksistensi kebijakan ACFTA cukup membawa pengaruh meskipun tidak dapat terlepas dari beberapa faktor eksternal. Dalam sudut pandang ekonomi Islam, perdagangan dianggap sebagai suatu hal yang mubah sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan hidup dan memperoleh kekayaan dengan cara yang halal. Islam juga sangat mengakui adanya kebebasan dalam berdagang, namun tetap dalam koridor syariah dan kebebasan yang terarah dan bertanggung jawab. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam hal teori yang digunakan, jumlah sampel yang masih sedikit, dan pemilihan variabel. Implikasi – Dari penelitian ini diharapkan pemerintah dapat konsisten menjaga kualitas industri dalam negeri baik dari regulasi yang diberikan maupun dukungan fasilitas pemerintah yang menjembatani industri-industri lokal untuk berkembang ke kancah internasional. Dan penelitian selanjutnya bisa lebih memperkaya teori, memasukkan lebih banyak sampel, serta mencari variabel independen yang memiliki akurasi tinggi. Kebaruan – Hal baru dalam penelitian ini adalah menggunakan variabel Cadangan Devisa untuk melakukan uji komparatif pada fenomena kebijakan ACFTA serta pendekatan ekonomi Islam dalam membahas kebebasan pada ruang lingkup perdagangan internasional.