Rahmanda, Haliva Asih
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Musculoskeletal Disorders pada Dokter Gigi: Systematic Literature Review Rahmanda, Haliva Asih; Rini, Willia Novita Eka; Kusmawan, David
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i3.1584

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang banyak dialami oleh tenaga kesehatan, khususnya dokter gigi, akibat tuntutan pekerjaan yang melibatkan postur kerja tidak ergonomis, posisi statis dalam durasi lama, serta gerakan berulang selama tindakan klinis. Kondisi tersebut menyebabkan dokter gigi memiliki risiko tinggi mengalami keluhan musculoskeletal yang dapat berdampak pada penurunan kenyamanan kerja, produktivitas, dan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif faktor-faktor ergonomi dan faktor individu yang berhubungan dengan kejadian Musculoskeletal Disorders pada dokter gigi melalui metode literature review. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Berdasarkan proses penelusuran dan seleksi terhadap 86 artikel literatur yang diperoleh, sebanyak 15 artikel yang dipublikasikan dalam kurun waktu 2015–2025 memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara naratif dalam penelitian ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor pekerjaan merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian MSDs pada dokter gigi, meliputi postur kerja tidak ergonomis, posisi statis dalam waktu lama, durasi kerja harian yang panjang, gerakan kerja berulang, serta tingginya beban kerja. Selain itu, faktor individu seperti usia, masa kerja, indeks massa tubuh, dan riwayat keluhan muskuloskeletal juga berkontribusi terhadap terjadinya MSDs, meskipun pengaruhnya relatif lebih kecil dibandingkan faktor pekerjaan. Oleh karena itu, penerapan prinsip ergonomi kerja, penyesuaian fasilitas dan lingkungan kerja, serta edukasi ergonomi secara berkelanjutan diperlukan sebagai upaya pencegahan untuk menurunkan risiko Musculoskeletal Disorders pada dokter gigi.