ABSTRACT Natural contraception is a family planning method that does not involve the use of devices or medications but requires a high level of understanding and discipline in its application. A preliminary study showed that most women of reproductive age (WRA) in the working area of Sungai Jingah Public Health Center were not familiar with this method. This study aimed to determine the effect of education delivered via the WhatsApp Group social media platform on WRA’s knowledge about natural contraception. This research employed a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. A total of 99 participants were selected using purposive sampling. The educational intervention was conducted through WhatsApp groups using illustrated visual media and interactive explanations. The instrument used was a self-developed questionnaire that had undergone validity and reliability testing. Data were analyzed using the paired t-test, which showed a significant increase in the mean knowledge score before and after the education, from 32.53 to 48.08, with a significance value of p = 0.000 0.05. These findings indicate that education through WhatsApp Group social media is effective in improving WRA’s knowledge regarding types of natural contraception such as the calendar method, basal body temperature, cervical mucus, and coitus interruptus. WhatsApp Group–based education proved to be easily accessible, flexible, and capable of reaching participants widely. Therefore, it is recommended that health workers utilize social media as a sustainable educational tool in reproductive health promotion. Keywords: Education, Social Media, Whatsapp, Natural Contraception, Women of Reproductive Age. ABSTRAK Kontrasepsi alamiah merupakan metode keluarga berencana yang tidak menggunakan alat atau obat-obatan, tetapi membutuhkan pemahaman dan kedisiplinan tinggi dalam penggunaannya. Studi pendahuluan menunjukkan sebagian besar wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Sungai Jingah belum mengetahui metode ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui media sosial Grup WhatsApp terhadap pengetahuan WUS tentang kontrasepsi alamiah. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 99 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Intervensi edukasi dilakukan melalui grup WhatsApp menggunakan media visual bergambar dan penjelasan interaktif. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang merupakan buatan peneliti sendiri dan telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan uji paired t-test yang menunjukkan hasil adanya peningkatan yang signifikan pada rata-rata skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi, yaitu dari 32,53 menjadi 48,08 dengan nilai signifikansi p-value = 0,000 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi melalui media sosial Grup WhatsApp efektif dalam meningkatkan pengetahuan WUS mengenai jenis-jenis kontrasepsi alamiah seperti metode kalender, suhu basal tubuh, lendir serviks, dan coitus interruptus. Edukasi berbasis Grup WhatsApp terbukti mudah diakses, fleksibel, dan menjangkau peserta secara luas. Oleh karena itu, disarankan agar tenaga kesehatan memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukatif yang berkelanjutan dalam promosi kesehatan reproduksi. Kata Kunci: Edukasi, Media Sosial, Whatsapp, Kontrasepsi Alamiah, Wanita Usia Subur.