Satuti, Nindhita Enhar
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KALENDER KESEHATAN GIGI (KAKESGI) TERHADAP PENGETAHUAN DAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH: THE EFFECT OF THE DENTAL HEALTH CALENDAR (KAKESGI) ON KNOWLEDGE AND TOOTH-BRUSHING HABITS AMONG SCHOOL-AGED CHILDREN Wiradona, Irmanita; Prasko, Prasko; Satuti, Nindhita Enhar
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2387

Abstract

Karies gigi pada anak masih menjadi permasalahan kesehatan gigi dan mulut dengan prevalensi yang tinggi di Indonesia. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 melaporkan prevalensi karies gigi pada penduduk usia >3 tahun sebesar 43,6% dan pada kelompok usia 10–14 tahun sebesar 37,2%. Rendahnya kebiasaan menyikat gigi pada waktu yang tepat menjadi salah satu faktor penyebab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kebersihan gigi, dan kebiasaan menyikat gigi anak melalui media Kalender Kesehatan Gigi (KaKesGi) di Panti Asuhan Yayasan Bun-Marsus Indonesia, Semarang. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan indeks plak, praktik menyikat gigi bersama, serta pemantauan kebiasaan menyikat gigi menggunakan KaKesGi selama 14 hari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kebersihan gigi yang ditandai dengan perbaikan skor indeks plak ke kriteria baik, peningkatan pengetahuan anak dari 44% menjadi 80%, serta peningkatan kepatuhan menyikat gigi sesuai waktu yang dianjurkan dari 72% pada hari ke-7 menjadi 88% pada hari ke-14. Disimpulkan bahwa media KaKesGi efektif sebagai sarana edukasi dan pemantauan mandiri dalam meningkatkan pengetahuan, kebersihan gigi, dan kebiasaan menyikat gigi anak serta berpotensi diterapkan secara luas sebagai media promosi kesehatan gigi berbasis komunitas.