Status gizi merupakan ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk ibu hamil yang dapat di indikasi dengan pengukuran Indeks Masa Tubuh. IMT merupalan pengukuran berdasarkan berat badan dan tinggi badan, rekomnedasi WHO tentang kategori kenaikan berat badan ibu hamil meliputi kurus (underweight), normal, gemuk (overweight) dan sangat gemuk (obesitas). Data Dinkes Kota Jambi Tahun 2020 menunjukkan rendahnya gizi ibu hamil sebanyak 1.102 ibu hamil, pada Puskesmas Tanjung Pinang Tahun 2022 sebanyak 648 ibu hamil dengan status gizi rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas edukais gizi pada ibu hamil untuk meningkatkan status gizi di PMB Azimah Kota Jambi.Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan quast eksperimen dengan metode Pre-Eksperimental. Tipe penelitian ini adalah one group pre-test desaign yaitu tipe rancangan yang mana terdapat satu kelompok intervensi yang diberi intervensi/perlakauan dan selanjutnya post-test diobservasi hasilnya. Sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil di trimester 2 dan 3, pada bulan April tahun 2025 di PMB Azimah, penelitian di uji dengan T-Test. Hasil penelitian ini diketahui bahwa rata-rata status gizi ibu hamil sebelum (pre-test) diberikan edukasi gizi adalah 24,21 ± 3,53 dan rata-rata status gizi ibu hamil setelah (post-test) diberikan edukasi gizi adalah 25,09 ± 3,43. Diketahui nilai p-value = 0,000 (<0,005), artinya ada efektivitas anatar edukasi gizi untuk meningkatkan status gizi di PMB Azimah Kota Jambi Tahun 2025. Dapat disimpulkan bahwa terdapat penigkatan status gzizi ibu hamil setelah diberikan edukasi (p=0,000) menunjukkan pengaruh besar edukasi terhadap status gizi ibu hamil trimester 2 dan 3, mengenai kejadian peningkatan status gizi ibu di PMB Azimah Kota Jambi Tahun 2025. Diharapkan hasil penelitian ini untuk pengembangan ilmu penegtahuan tentang efektivitas edukasi gizi pada ibu hamil untuk meningkatkan status gizi. Kata Kunci: Status Gizi, Edukasi, ibu hamil