Aziz, Ardianto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Gracia Putri, Jesika; Aziz, Ardianto; Awardin, Awardin
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i1.637

Abstract

Pendidikan sebagai tonggak dalam mencerdaskan kehidupan suatu bangsa memerlukan perencanaan yang disebut kurikulum pendidikan. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui Implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IV SD Negeri 5 Lembo Kabupaten Konawe Utara. Factor penghambat Implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas IV SD Negeri 5 Lembo Kabupaten Konawe Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, pendidik Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam, Peserta Didik dan objek yang akan diteliti di SD Negeri 5 Lembo jika dibutuhkan. Teknik pengumpulan data yaitu Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Adapun analisis data Reduksi Data Dislpay dan Verifikasi Data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 5 Lembo sudah terlaksana sejak tahun ajaran 2023/2024 atas perintah dinas pendidikan. Walaupun, masih terdapat beberapa kendala. Faktor hambatan yang dihadapi pendidik saat ini yaitu belum adanya bahan materi untuk pengembangan modul ajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam serta belum ada pelatihan khusus tentang bagaimana cara pembuatan modul ajar sehingga menghambat proses implementasi kurikulum merdeka.
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Karia’a (Studi Pada Masyarakat Desa Sombu Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi) Erdin; Aziz, Ardianto; Tomo, Ahmad Rais
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Religi, Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v2i1.714

Abstract

Pendidikan dalam Islam tidak hanya terbatas pada pengajaran agama, tetapi juga mencakup aspek-aspek kehidupan lainnya seperti moralitas, etika, dan tata cara berinteraksi dengan lingkungan sosial. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui prosesi dalam tradisi karia masyarakat desa sombu kecamatan wangi-wangi kabupaten wakatobi. Untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan islam yang terdapat dalam tradisi karia masyarakat desa sombu kecamatan wangi-wangi kabupaten wakatobi. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyaarakat. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada pelaksanaan karia’a memiliki beberapa tahapan atau proses. Pertama yaitu musyawarah menentukan siap yang menjadi tuan rumah, proses kedua yaitu heporukua atau lebih dikenal sebutan hesofui pakili (mandi suci), proses ketiga hekire (mencukur bulu halus pada alis dan ubun ubun), keempat yaitu karia (sunat) anak-anak akan di syahadatkan kemudian di nasehati, kelima lemba’a nu kansoda’a (mengangkat tandu) anak akan diarak-arakan dari ujung kampung keujung kampung, dan terakhir manga poga’a-ga’aka. Dilakukan setelah 7 hari acara karia’a sudah dilakukan sebagai bentuk perpisahan antara beberapa peserta karia. Nilai-nlai Pendidikan Islam yang terdapat pada tradisi karia’a yaitu pada prosesi hesofuia atau bersuci (thaharah), pengucapakan dua kalimat syahadat atau disebut dengan pembentukan akidah, Setelah itu proses ndou-ndou atau memberikan nasehat kepada anak-anak yang telah melakukan atau melaksanakan rangkaian prosesi karia. Kemudian terakhir proses berlangsungnya muamalah atau hubungan antar sesama manusia.