Fatma, Jutika
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Living Hadis "Berkata yang Baik atau Diam" dalam Komunikasi Mahasiswa: Studi Etika dan Pengamalan Hadis Fatma, Jutika; Marhumah
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Religi, Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v3i2.1502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hadis “berkata yang baik atau diam” hidup dalam praktik komunikasi mahasiswa, baik di lingkungan kampus maupun ruang digital. Perkembangan teknologi dan intensitas penggunaan media sosial telah mengubah pola komunikasi mahasiswa, sehingga pesan moral hadis mengenai etika berkomunikasi menemukan relevansi baru dalam konteks era digital. Meskipun hadis tersebut banyak dikaji secara tekstual dan normatif, kajian yang menyoroti bagaimana mahasiswa benar-benar memahami, menginternalisasi, dan mengamalkannya masih jarang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menangkap pengalaman subjektif mahasiswa. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi ringan, dan dokumentasi terhadap lima mahasiswa PAI sebagai informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap hadis pada umumnya sesuai dengan makna literal yang dijelaskan ulama, meskipun tingkat kedalamannya berbeda. Dalam praktiknya, mahasiswa mengimplementasikan hadis tersebut melalui kontrol ucapan dalam diskusi kelas, pengendalian emosi dalam organisasi, dan sikap dalam berkomunikasi di media sosial. Faktor internal seperti kesadaran religius dan pengalaman spiritual menjadi pendorong utama pengamalan hadis, sedangkan tekanan pergaulan, budaya komunikasi digital yang impulsif, serta tren meme dan roasting menjadi penghambatnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hadis “berkata baik atau diam” tetap sangat relevan dalam membentuk etika komunikasi mahasiswa modern, sekaligus menampilkan bagaimana nilai hadis hidup dan bertransformasi dalam konteks sosial-digital generasi muda Muslim. Temuan ini berkontribusi pada kajian living hadis dan menegaskan pentingnya penguatan akhlak lisan dalam pendidikan agama Islam.