Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan token economy dalam meningkatkan kedisiplinan waktu mahasiswa, khususnya dalam kehadiran tepat waktu mengikuti perkuliahan. Penelitian menggunakan desain Single-Subject Research (SSR) yang terdiri atas fase baseline, fase intervensi, dan fase kemandirian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase baseline, perilaku disiplin waktu subjek belum konsisten. Setelah diberikan intervensi token economy, terjadi peningkatan perilaku hadir tepat waktu secara signifikan dan konsisten. Pada fase kemandirian, meskipun penguatan berupa token dihentikan, subjek tetap mampu mempertahankan perilaku disiplin waktu. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku disiplin waktu yang terbentuk telah terinternalisasi dan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada penguatan eksternal. Dengan demikian, token economy terbukti efektif sebagai strategi modifikasi perilaku untuk meningkatkan kedisiplinan waktu mahasiswa dalam konteks pendidikan tinggi.