Linda Widyastuti
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peningkatan Potensi Diri: Mengenali Diri, Minat, dan Bakat pada Pelajar SMK Ira Hasianna Rambe; Yoko Jimmy Panjaitan; Myrna Anissaniwaty; Linda Widyastuti
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/sewagati.v2i4.1116

Abstract

Adolescence is a period often marked by a crisis of self-identity. During this time, individuals typically find it challenging to discover their identity based on their talents, interests, and skills. Vocational schools are one option for acquiring specific skills after graduation. However, not everything goes as planned. It is evident that many vocational school graduates, after completing their education, either work in a field unrelated to their vocational training or pursue a different major in higher education. This phenomenon is also observed at Pasundan Rancaekek Vocational School. The method employed to achieve the goals of this community service program involves thorough preparation and coordination with partners during implementation, as well as evaluating the success of the program. The objective of this activity is to enhance students' knowledge about their interests and talents, enabling them to make informed decisions about their majors and careers. The target of this activity is for students to be able to identify their talents and interests.
Pengembangan Modul “CIKINI” dan Pelatihan Kader Untuk Mewujudkan Desa Ramah Lansia di Cikawao Yoko Jimmy Panjaitan; Alfi Fauzia Hakim; Linda Widyastuti; Ira Hasianna Rambe
ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdisoshum.v4i3.6403

Abstract

Cikawao Village, located in Pacet District, Bandung Regency, is a rural area characterized by strong social cohesion, communal values, and local wisdom. The elderly population constitutes a significant proportion of the community and requires special attention in efforts to promote sustainable community development. This community service program aimed to support the development of an Age-Friendly Village through a psychosocial approach that emphasizes active participation, intergenerational collaboration, and community empowerment. The program was carried out through three main activities: (1) participatory data collection and health screening for older adults, (2) training of age-friendly cadres focusing on empathic communication and the psychology of aging, and (3) the development of the CIKINI (Carita Jeung Aki Nini) module as a community-based tool for psychosocial education and social engagement. The program involved collaboration among lecturers, students, village officials, community organizations, and local leaders. The results demonstrated improved knowledge and skills of participants, increased community awareness regarding the role of older adults, and a collective commitment through the declaration of Cikawao as an Age-Friendly Village. This initiative is expected to serve as a sustainable model for promoting elderly well-being through psychosocial empowerment and community-based participation.
Meningkatkan Konsistensi Pengerjaan Tugas Akademik Mahasiswa melalui Program Modifikasi Perilaku Berbasis Self-Monitoring (Desain A-B-A) Wazna Layalia Alyan; Elsya Ardiva; Linda Widyastuti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program modifikasi perilaku menggunakan teknik self-monitoring dan positive reinforcement dalam meningkatkan konsistensi pengerjaan tugas akademik. Program diterapkan dengan desain A–B–A pada satu subjek. Hasil menunjukkan adanya peningkatan durasi belajar, penurunan gangguan non-akademik, serta kemampuan mempertahankan perilaku belajar meskipun penguatan eksternal dihentikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa permasalahan akademik subjek lebih berkaitan dengan regulasi perilaku dibandingkan dengan kemampuan akademik. Self-monitoring terbukti meningkatkan kesadaran diri terhadap perilaku belajar, sedangkan positive reinforcement memperkuat perilaku adaptif. Meskipun distraksi smartphone belum sepenuhnya tereliminasi, program ini berhasil membentuk pola belajar yang lebih terstruktur. Dengan demikian, program modifikasi perilaku berbasis data dan bertahap efektif sebagai dasar pengembangan intervensi lanjutan dalam meningkatkan regulasi perilaku belajar.
Meningkatkan Konsistensi Pengerjaan Tugas Akademik Mahasiswa melalui Program Modifikasi Perilaku Berbasis Self-Monitoring (Desain A-B-A) Wazna Layalia Alyan; Elsya Ardiva; Linda Widyastuti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program modifikasi perilaku menggunakan teknik self-monitoring dan positive reinforcement dalam meningkatkan konsistensi pengerjaan tugas akademik. Program diterapkan dengan desain A–B–A pada satu subjek. Hasil menunjukkan adanya peningkatan durasi belajar, penurunan gangguan non-akademik, serta kemampuan mempertahankan perilaku belajar meskipun penguatan eksternal dihentikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa permasalahan akademik subjek lebih berkaitan dengan regulasi perilaku dibandingkan dengan kemampuan akademik. Self-monitoring terbukti meningkatkan kesadaran diri terhadap perilaku belajar, sedangkan positive reinforcement memperkuat perilaku adaptif. Meskipun distraksi smartphone belum sepenuhnya tereliminasi, program ini berhasil membentuk pola belajar yang lebih terstruktur. Dengan demikian, program modifikasi perilaku berbasis data dan bertahap efektif sebagai dasar pengembangan intervensi lanjutan dalam meningkatkan regulasi perilaku belajar.
Upgrade Disiplin Waktu Mahasiswa dengan Token Economy: Studi Single-Subject Research (SSR) pada Mahasiswa Siti Nurul Amiroh; Salsabila Hudaya; Linda Widyastuti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan token economy dalam meningkatkan kedisiplinan waktu mahasiswa, khususnya dalam kehadiran tepat waktu mengikuti perkuliahan. Penelitian menggunakan desain Single-Subject Research (SSR) yang terdiri atas fase baseline, fase intervensi, dan fase kemandirian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase baseline, perilaku disiplin waktu subjek belum konsisten. Setelah diberikan intervensi token economy, terjadi peningkatan perilaku hadir tepat waktu secara signifikan dan konsisten. Pada fase kemandirian, meskipun penguatan berupa token dihentikan, subjek tetap mampu mempertahankan perilaku disiplin waktu. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku disiplin waktu yang terbentuk telah terinternalisasi dan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada penguatan eksternal. Dengan demikian, token economy terbukti efektif sebagai strategi modifikasi perilaku untuk meningkatkan kedisiplinan waktu mahasiswa dalam konteks pendidikan tinggi.
Peningkatan Perilaku Kebersihan Gigi dan Mulut dengan Kontrak Perilaku Studi Single-Subject Research (SSR) pada Mahasiswa Fariza Dwi Maharani; Mutiara Nur Nabilah; Linda Widyastuti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku kebersihan gigi dan mulut pada mahasiswa melalui penerapan teknik behavior contract dengan pendekatan Single-Subject Research (SSR). Metode penelitian menggunakan desain A–B–A, yang terdiri atas tahap baseline awal (A1), tahap intervention (B), dan tahap baseline akhir (A2). Pada tahap A1, dilakukan pengukuran perilaku kebersihan gigi dan mulut untuk memperoleh gambaran awal serta memastikan kestabilan data. Tahap B melibatkan penerapan behavior contract sebagai bentuk intervensi yang dilakukan secara berulang untuk meningkatkan frekuensi dan konsistensi perilaku sasaran. Selanjutnya, tahap A2 dilakukan untuk mengevaluasi keberlangsungan perubahan perilaku setelah intervensi dihentikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kebersihan gigi dan mulut pada tahap baseline awal belum konsisten, namun mengalami peningkatan yang signifikan selama tahap intervention. Selain itu, perilaku tersebut tetap bertahan pada tahap baseline akhir meskipun reinforcement telah dihentikan. Temuan ini menunjukkan bahwa behavior contract efektif sebagai teknik modifikasi perilaku dalam membentuk dan mempertahankan perilaku kebersihan gigi dan mulut secara berkelanjutan pada mahasiswa.