Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku kebersihan gigi dan mulut pada mahasiswa melalui penerapan teknik behavior contract dengan pendekatan Single-Subject Research (SSR). Metode penelitian menggunakan desain A–B–A, yang terdiri atas tahap baseline awal (A1), tahap intervention (B), dan tahap baseline akhir (A2). Pada tahap A1, dilakukan pengukuran perilaku kebersihan gigi dan mulut untuk memperoleh gambaran awal serta memastikan kestabilan data. Tahap B melibatkan penerapan behavior contract sebagai bentuk intervensi yang dilakukan secara berulang untuk meningkatkan frekuensi dan konsistensi perilaku sasaran. Selanjutnya, tahap A2 dilakukan untuk mengevaluasi keberlangsungan perubahan perilaku setelah intervensi dihentikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku kebersihan gigi dan mulut pada tahap baseline awal belum konsisten, namun mengalami peningkatan yang signifikan selama tahap intervention. Selain itu, perilaku tersebut tetap bertahan pada tahap baseline akhir meskipun reinforcement telah dihentikan. Temuan ini menunjukkan bahwa behavior contract efektif sebagai teknik modifikasi perilaku dalam membentuk dan mempertahankan perilaku kebersihan gigi dan mulut secara berkelanjutan pada mahasiswa.