This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Ifrianto
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : PESHUM

Proses Pembelajaran Paket C Pasca Pandemi COVID 19 Di Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Iswandi; Ifrianto; Diyan Andriani; Sukur; Musawwir
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15492

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh proses pembelajaran paket C yang dilakukan di SKB Merangin pada masa pandemi covid 19. Permasalahan dalam pembelajaran   yaitu terletak pada metode yang digunakan, terutama pada program paket C dimana usia warga belajar berbeda-beda dan karakteristik warga belajar yang juga berbeda-beda membuat tutor harus tepat dalam memilih metode pembelajaran. Berdasarkan observasi, kegiatan pembelajaran program Paket C di SKB masih banyak dijumpai peserta didik yang berperilaku kurang disiplin banyaknya peserta didik yang datang terlambat peserta didik yang mengikuti pembelajaran program paket C hanya termotivasi untuk sekedar mendapatkan ijazah. Selain itu penggunaan media pembelajaran yang digunakan pada situasi pandemi Covid 19, terhadap rendahnya motivasi peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Dalam pengambilan data peneliti menggunakan beberapa tehnik, yaitu: observasi,wawancara dan dokumentasi. Adapun informan penelitian meliputi kepala dan tenaga pendidik di SKB Merangin. Teknik yang digunakan dalam penjaminan keabsahan data adalah tehnik Triangulasi.se dangkan untukkendala dalam proses pembelajaran kejar paket C di SKB Merangin, disebabkan masih kuatnya tradisi melangun yang dilakukan warga terutama suku SAD, kurangnya fasilitas berupa ruang kelas atau bangunan untuk tempat belajar dan kurangnya peralatan tulis atau media pembelajaran yang digunakan. Untuk itu diperlukan pemahaman tutor dalam mempersiapkan media pembelajaran yang menarik agar tercipta proses pembelajaran yang menarik dan mengupayakan untuk memenuhi kebutuhan alat tulis yang diperlukan warga belajar.