p-Index From 2021 - 2026
0.947
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Fenomena
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Fenomena

IMPLEMENTASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BADAN USAHA MILIK DESA NERANG JAYADESA NGERANGAN Sinta Rizkiana; Agus Hardaya; Catur Suwastanto
Fenomena Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Fenomena
Publisher : LPPM STIA Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14420/ca0r3d43

Abstract

Pemberdayaan masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa merupakan upaya pengelola Badan Usaha Milik Desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi program pemberdayaan masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa Nerang Jaya Desa Ngerangan Kecamatan Bayat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor komunikasi bisa tersampaikan dari BUMDes kepada pelaku usaha dengan baik dan jelas. Tetapi masih ada permasalahan kurangnya waktu untuk menyampaikan informasi. Faktor peningkatan kualitas SDM telah diberikan BUMDes kepada pelaku usaha berupa tambahan ilmu marketing, tempat penjualan, dan tambahan modal. Tetapi masih ada permasalahan pemasaran produk belum bisa menjangkau pelanggan lebih banyak dan permasalahan tarif parkir yang mahal. Faktor sikap pelaksana dapat dilaksanakan oleh BUMDes kepada pelaku usaha dengan menerapkan sikap yang baik, memiliki semangat yang tinggi, dan tidak membeda-bedakan dalam melayani konsultasi. Tetapi masih ada permasalahan mindset individual dari pelaku usaha dan waktu dari pelaku usaha semakin padat/repot karena banyaknya kegiatan PKK. Faktor struktur Organisasi telah dilaksanakan oleh BUMDes. Dengan membentuk struktur kepengurusan organisasi berdasarkan Permen Desa PDTT 3 tahun 2021 yang memiliki tugas dan kewajibannya masing-masing.
ANALISIS EKSISTENSI UNIT PENGELOLA KEGIATANPERGULIRAN SIMPAN PINJAM KELOMPOK PEREMPUANDI KECAMATAN GANTIWARNO KABUPATEN KLATEN Tri Wijayanti; Catur Suwastanto; Agus Hardaya
Fenomena Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Fenomena
Publisher : LPPM STIA Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14420/m5h95854

Abstract

Analisis Eksistensi Unit Pengelola Kegiatan Perguliran Simpan Pinjam Kelompok Perempuan di Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten. Unit Pengelola Kegiatan (UPK)  merupakan unit kerja di wilayah Kecamatan hasil dari Program Pengembangan Kecamatan (PPK)  atau Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MPd), UPK di  Kecamatan Gantiwarno berdiri sejak tahun 2006 masih eksis keberadaannya hingga saat ini.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana eksistensi UPK dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data ini dikumpulkan dengan metode pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Eksistensi UPK dari kegiatan perguliran dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu regulasi, supervisi dan kapasitas lembaga. Hasil penelitian menunjukan faktor dari regulasi yang ada sudah sesuai dengan Peraturan Bupati Klaten meskipun ada unit kerja yang ditiadakan dan dirangkap kerja oleh unit kerja lain, sedangkan pembagian surplus sudah sesuai dengan ketentuan dalam Petunjuk Teknis Operasional PNPM MPd, faktor pelaksanaan supervisi oleh BKAD terhadap unit kerja dibawahnya dilakukan dengan koordinasi dan sharing antar pelaku, sedangkan pelaksanaan supervisi oleh Badan Pengawas terhadap UPK telah dilakukan dengan ceklist administrasi dan kontrol terhadap perguliran, faktor kapasitas kelembagaan yakni kondisi kepemimpinan yang ada telah berjalan kondusif sehingga terjalin hubungan yang harmonis oleh semua pelaku, sedangkan komitmen bersama telah menjadi keputusan forum Musyawarah Antar Desa (MAD) tetap dipegang teguh sebagai prinsip yang tidak dapat ditawar. Penulis menyarankan untuk menambah staf UPK atau tetap mengadakan unit-unit kerja yang ditiadakan seperti Tim Pendanaan dan Tim Penyehatan Pinjaman mengingat ketiadaan tim-tim tersebut telah menambah beban kerja dari unit kerja lain karena mengingat jumlah dana perguliran yang dikelola lebih dari 4 Milyar.
IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAIDI ERA PANDEMI COVID-19 BAGI MASYARAKATDESA SUMBER BARU KECAMATAN ANGSANAKABUPATEN TANAH BUMBU Martina Nur Anisa; Catur Suwastanto; Steelyana Indriasari
Fenomena Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Fenomena
Publisher : LPPM STIA Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14420/9nmapd90

Abstract

Pemerintah menyelenggarakan beberapa program yang menjadi jaring pengaman sosial bagi keluarga miskin yang terdampak pandemi Covid-19. Salah satu program sosial yang dilaksanakan adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Dengan Berpedoman pada Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2019 tentang Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling sebagai dasar metode pengambilan sampling. Pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta menggunakan Trianggulasi sumber untuk mengetahui keabsahan dari data yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat variabel yang menjadi tolak ukur proses implementasi yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur Organisasi. Komunikasi telah terjalin baik melalui aplikasi whatsApp selain itu pemerintah juga mengeluarkan aplikasi SIKSNG. Komunikasi juga menghadapi kendala dalam proses penyaluran sehingga bantuan tidak tepat sasaran dalam penyalurannya. Sumber Daya yang ada sudah memiliki kompetensi dasar yang memadai yaitu pengetahuan umum dan kemampuan mengoperasikan komputer berupa Microsoft Office Word, dan Excel. Dalam proses penyalurannya masih terdapat kendala yaitu dalam hal sarana prasarana seperti mesin EDC yang belum memadahi serta petugas yang terlibat belum dapat mengoprasikan aplikasi SIKS-NG dengan baik. Disposisi bagi pelaksana program telah dijalankan dengan sifat ramah tamah dan jujur. Serta struktur birokrasi yang ada ikut terlibat dan berperan aktif dalam proses penyaluran program BPNT. Para birokrat melaksanakan proses penyaluran BPNT dengan berpedoman pada SOP dan melaksanakan tugas sesuai tupoksinya masing-masing. Peneliti menyimpulkan bahwa masih ada beberapa kekurangan dalam implementasi ini. Oleh karena itu peneliti memberi saran untuk melakukan pengadaan mesin EDC, melakukan pendampingan bagi para petugas yang terlibat dalam mengunakan aplikasi SIKS-NG serta solusi untuk mengatasi permasalahan bantuan yang tidak tepat sasaran.
ANALISIS PENINGKATAN MUTU PELAYANAN DI DEPARTEMEN PARKING BANDARA INTERNASIONAL YOGYAKARTA Putri Debby Pratika; Catur Suwastanto; Agus Hardaya
Fenomena Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Fenomena
Publisher : LPPM STIA Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14420/e2k08r41

Abstract

Bandara Internasional Yogyakarta sangat menjunjung tinggi adanya pelayanan di setiap divisi. Pelayanan sendiri merupakan sesuatu yang berkaitan erat pada kehidupan manusia karena pada umumnya manusia selalu membutuhkan sebuah pelayanan. Tuntutan utama pengguna jasa kepada penyedia jasa adalah meningkatkan mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan mutu pelayanan di departemen parking Bandara Internasional Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode analisis deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Tjiptono berdasarkan bukti langsung (tangible), keandalan (reability), cepat tanggap (responsive), jaminan (assurance), empati (emphaty). Data ini dikumpulkan dengan metode wawancara yang meliputi teknik rekam dan catat serta metode observasi. Populasi dari penelitian ini adalah karyawan parkir Bandara Internasional Yogyakarta dan pelangan parkir Bandara Internasional Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 Orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu pelayanan di Departemen Parking Bandara Intenasional Yogyakarta lebih dipengaruhi oleh keandalan, daya tanggap, empati dan jaminan. Sedangkan bukti fisik masih belum dapat meningkatkan mutu pelayanan karena terdapat beberapa masalah di bidang SDM (sumber daya manusia) dan jarak lokasi. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa, analisis peningkatan mutu pelayanan di departemen parking Bandara Internasional Yogyakarta sudah baik dengan ditunjukkan keandalan petugas dalam memberikan pelayanan, daya tanggap petugas yang sigap dalam memberikan pelayanan, dan memberikan jaminan sebagai bukti tanggung jawab kepada pelanggan. Sedangkan dalam bukti fisik terdapat sedikit kekurangan dalam hal jumlah SDM (Sumber Daya Manusia) dan jarak yang lumayan jauh untuk sampai ke Bandara Internasional Yogyakarta.
EFEKTIVITAS SISTEM ONLINE SINGLE SUBMISSION RISK BASED APPROACH (OSS-RBA) DALAM PENGURUSAN PERIZINAN BERUSAHA DI DPMPTSP KABUPATEN KLATEN Lidya Palupi; Catur Suwastanto; Steelyana Indriasari
Fenomena Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Fenomena
Publisher : LPPM STIA Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14420/awe5v112

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sistem OSS-RBA (Online Single Submission Risk Based Approach) telah mengalami berbagai tahap pengembangan, dan hingga saat ini perizinan telah diterbitkan dengan menggunakan sistem berbasis risiko. OSS-RBA) atau OSS Berbasis Risiko diluncurkan pada 9 Agustus 2021 yang merupakan pembaruan dari sistem OSS versi 1.1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana OSS-RBA dalam pengurusan perizinan berusaha di dinas Penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu Kabupaten Klaten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian kualitatif. Menggunakan teknik  snowball sebagai dasar metode pengambilan sampling. Pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta menggunakan Trianggulasi sumber untuk mengetahui keabsahan dari data yang ada.                                                                  Hasil penelitian menunjukkan bahwa OSS-RBA di DPMPTSP Kabupaten Klaten telah memberikan berbagai manfaat yang signifikan, antara lain adalah pengurangan waktu proses perizinan, peningkatan transparansi dan akuntabilitas, serta peningkatan kepuasan pelanggan. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti masalah teknis dalam penggunaan sistem, dan tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah. Berdasarkan temuan penelitian, disimpulkan bahwa pada variabel keberhasilan program, sistem OSS-RBA berhasil karena perencanaan matang, memudahkan pengurusan perizinan, dan memungkinkan pelaku usaha mengurus perizinan mandiri. Sistem pengawasan yang baik menegaskan kesuksesannya. Varaibel kepuasan pada sistem OSS-RBA terlihat dari cepatnya akses, kualitas sinyal yang baik, informasi yang akurat, dan layanan lengkap dengan fitur bantuan. Variabel input dan output menunjukkan efektivitas dan efisiensi sistem OSS-RBA, ditandai dengan ketepatan pelaksanaan, keakuratan data, dan kemudahan mendapatkan izin usaha. Kata Kunci : OSS-RBA, Efektivitas.