Peningkatan penetrasi internet di Indonesia, khususnya di kalangan Generasi Z (Gen Z), telah mendorong pertumbuhan belanja online. TikTok, sebagai platform media sosial yang populer di kalangan Gen Z, menawarkan fitur e-commerce TikTok Shop, memungkinkan pemasaran produk secara langsung. Strategi influencer marketing, di mana pengaruh media sosial bekerja sama dengan merek untuk mempromosikan produk, menjadi trend di kalangan Gen Z, terutama dalam konteks fashion. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pengaruh influencer, online innovation, dan media sosial Tik Tok terhadap keputusan pembelian produk fashion yang dilakukan oleh Gen Z di Kota Tasikmalaya. Sempel penelitian ini yaitu seluruh Gen Z yang ada di Kota Tasikmalaya, sedangkan sampel yang digunakan berjumlah 70. Hasil dari penelitian ini yaitu : 1) Terdapat pengaruh online innovation terhadap keputusan pembelian, dibuktikan dengan uji t yaitu nilai signifikansi sebesar 0,006 < 0,05 dan nilai t hitung 2.824 > t tabel 1.996. Terdapat pengaruh influencer terhadap keputusan pembelian, dibuktikan dengan uji t yaitu nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 dan nilai t hitung 5.044 > t tabel 1.996. Terdapat pengaruh media sosial Tik Tok terhadap keputusan pembelian, dibuktikan dengan uji t yaitu nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 dan nilai t hitung 5.848 > t tabel 1.996. Terdapat pengaruh online innovation, influencer dan media sosial Tik Tok terhadap keputusan pembelian, dibuktikan dengan hasil uji f yaitu nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 dan nilai f hitung 15.592 > dari f tabel 2.74. Jadi diketahui bahwa semua variabel X mempengaruhi variabel Y baik secara parsial maupun simultan.