Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

SOSIALISASI KEWIRAUSAHAAN DIGITAL DI SMK MUHAMMADIYAH 1 WATES Thahira, Agniya; Rimbasari, Ana; Widjayanti, Rina Eka; Widodo, Veri; Santosa
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitech.v1i2.15

Abstract

Menurut laporan Kementerian Komunikasi dan Informatika, penetrasi internet terus meningkat secara signifikan, dengan lebih dari 200 juta pengguna internet pada tahun terakhir. Hal ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan kewirausahaan digital.  Edukasi tentang penggunaan teknologi dalam wirausaha bagi peserta didik SMA/SMK/Sederajat merupakan elemen kunci dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tuntutan era digital. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak program tersebut terhadap peningkatan literasi digital dan keterampilan kewirausahaan di kalangan peserta didik. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode ceramah dan presentasi materi yang disampaikan oleh pemateri terkait dengan kewirausahaan digital. Materi yang disampaikan terkait kewirausahaan digital merupakan istilah yang mencakup bisnis  online yang dibuat dan dijalankan oleh seseorang. Metode pengujian pre-test dan post test yang diberikan sebelum dan setelah pemberian materi untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan program ini tercapai. Hasil  statistika menunjukkan nilai pretest memiliki rata-rata sebesar 80,7031 dan untuk nilai posttest 85,3750. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikan 0,000 (<0,05) yang artinya terdapat peningkatan wawasan setelah pemaparan materi.
PENGARUH STRATEGI PEMASARAN 3P (PRODUCT, PRICE AND PLACE) TERHADAP MINAT BELI ULANG PRODUK TREND FASHION (TAS) DAUN MENDONG SEBAGAI KERAJINAN TRADISIONAL Lukman, Ranita; Thahira, Agniya
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.5756

Abstract

Kabupaten Tasikmalaya, terutama Kecamatan Rajapolah, terkenal sebagai pusat kerajinan tradisional, salah satunya adalah tas yang terbuat dari daun mendong. Namun, dalam pemasarannya, produk ini masih mengalami berbagai kendala, seperti persaingan di pasar, harga yang tidak stabil, dan strategi pemasaran yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh strategi pemasaran 3P (Produk, Harga, dan Tempat) terhadap minat konsumen untuk membeli kembali tas mendong. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 50 konsumen yang pernah membeli tas mendong di Herlina Craft, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya. Analisis data dilakukan menggunakan software SPSS untuk melihat hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan harga berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang, sedangkan lokasi pemasaran tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa konsumen lebih memperhatikan kualitas dan harga ketika memutuskan untuk membeli kembali. Oleh karena itu, disarankan agar pelaku usaha meningkatkan kualitas produk dan menetapkan harga yang kompetitif untuk memperkuat daya saing dan membangun loyalitas pelanggan terhadap tas mendong.
Peningkatan Kapasitas Pemasaran Digital bagi UMKM melalui Pelatihan Digital Marketing di Perusahaan Celcius Thahira, Agniya; Indani, Farinza Tiara; Eliana, Desy; Rosidin, Muhamad; Sulistyo, Wicaksono Yuli
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7017

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital telah menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya dalam hal pemasaran produk. Rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya, serta kurangnya strategi promosi berbasis teknologi menyebabkan banyak UMKM belum mampu bersaing secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran digital melalui pelatihan digital marketing pada Perusahaan Celcius, sebuah UMKM di Kabupaten Jember yang bergerak di bidang furniture. Metode yang digunakan meliputi observasi, workshop, praktik pembuatan konten, pendampingan strategi pemasaran, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep digital marketing, kemampuan pembuatan konten visual, pengelolaan media sosial secara terstruktur, hingga pemanfaatan iklan digital berbayar dengan anggaran terbatas. Peserta juga mampu menyusun rencana strategi pemasaran jangka pendek yang aplikatif dan sesuai dengan kapasitas perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan digital marketing yang terstruktur dan kontekstual mampu meningkatkan literasi digital, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat branding UMKM. Dengan demikian, program ini berpotensi direplikasi pada sektor industri kreatif lainnya guna mendorong transformasi digital UMKM di Indonesia.
Indonesia Sovereign Wealth Fund and Accountability State Wealth Management: The Relevance of External Audit by the Office Public Accountant or Constitutional Audit by the State-Audit Board Tanjung, Afriansyah; Thahira, Agniya; Ummah, Maela Khoirul
Contemporary Journal on Business and Accounting Vol 5 No 2 (2025): Contemporary Journal on Business and Accounting (CjBA)
Publisher : Institut Transparansi dan Akuntabilitas Publik (INSPIRING)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58792/cjba.v5i2.82

Abstract

Purpose – This study explores the accountability framework of Indonesia’s Sovereign Wealth Fund (SWF), known as the Lembaga Pengelola Investasi (LPI) or Indonesia Investment Authority (INA), focusing on the legal and institutional mechanisms that ensure its transparent and professional operation. Design/methodology/approach – The research addresses concerns over the management of public wealth derived from the state budget and other state assets, emphasizing the relevance of dual oversight by the Audit Board of Indonesia (BPK) and Public Accounting Firms (KAP). Using a qualitative, library-based research methodology with conceptual and statute-based approaches, the study draws on legal statutes, academic literature, and international case studies—particularly Norway’s GPFG and Singapore’s Temasek Holdings. Findings – The Findings highlight that dual-audit mechanisms are both constitutionally mandated and functionally complementary: BPK ensures public accountability and legal compliance, while KAP provides internationally credible financial assurance to investors. Originality – The study identifies governance risks drawn from past corruption in State-Owned Enterprises (BUMN) and proposes a dual-audit framework as a safeguard against similar failures. It contributes to the legal and public finance discourse by providing a normative and empirical justification for multi-layered oversight in managing Indonesia’s strategic public investments. Keywords: INA, BPK, Public Accounting Firms, Dual-Audit Mechanism. Paper Type Research Result
Penguatan Literasi Digital dan Model Pembelajaran Jarak Jauh Inovatif untuk Meningkatkan Ketangguhan Masyarakat di Era Digital: Strengthening Digital Literacy and Innovative Distance Learning Models to Increase Community Resilience in the Digital Era Thahira, Agniya; Tanjung, Afriansyah; Eliana, Desy; Setyaputri, Khairina Eka
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 11 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i11.10804

Abstract

The article aims to describe the urgency, implementation, and impact of collaborative efforts in creating an innovative education ecosystem and a resilient society in the digital era. The digital era presents both opportunities and challenges for education and community resilience. Higher education institutions are required to develop innovative, inclusive, and sustainable distance learning (DL) models, while society, especially youth, faces a serious threat from the rise of online gambling. In response, Universitas Siber Muhammadiyah implemented a community service program at Pondok Pesantren Nur Ma'arif Sepang, Polewali Mandar, West Sulawesi, employing a participatory and collaborative approach. The program was implemented from February to June 2025, with its peak in a webinar held on May 25, 2025. The method included a needs assessment, the design of modules on digital literacy, legal awareness, mental health, and Islamic financial literacy, followed by workshops, training sessions, and mentoring sessions. The results showed a significant improvement in participants' knowledge, with average pretest scores of 68.20 increasing to 83.75 in the posttest. The most notable improvements were in legal understanding and Islamic financial literacy. Supporting factors included high participant enthusiasm, accessible learning materials, and the involvement of young tech-savvy teachers, while major obstacles were limited internet access and insufficient hardware. This program concludes that integrating innovative distance learning and digital literacy based on Islamic values can enhance youth resilience against digital disruption and strengthen pesantren's role as an agent of social change.
Financial health overview of pharmaceutical sector companies listed on IDX using profitability ratios before, during, and after the COVID-19 pandemic Arifah, Amalina Nur; Sulistyowati, Andita; Thahira, Agniya
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1034

Abstract

Purpose – This paper analyzes the financial health of selected pharmaceutical companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) using profitability ratios across periods before (2019), during (2020--2021), and after (2022) the Covid-19 pandemic, highlighting sector resilience amid economic shocks. Design/methodology/approach – A descriptive quantitative approach uses secondary data from audited financial statements of four companies: PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (DVLA), PT Pyridam Farma Tbk (PYFA), PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), and PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC). Profitability ratios include Gross Profit Margin (GPM), Operating Profit Margin (OPM), Net Profit Margin (NPM), Operating Return on Assets (OROA), and Return on Equity (ROE), with peer-group comparisons and DuPont analysis. Findings – Profitability improved during the pandemic (2020--2021), driven by surging demand for health products. SIDO consistently outperformed peers. PYFA showed a strong recovery in 2022. GPM declined post-pandemic due to rising costs. Overall, the sector demonstrated counter-cyclical resilience. Research limitations – The study covers only four companies and focuses solely on profitability ratios, excluding liquidity, solvency, or macroeconomic modeling. Suggestions for future research include expanding the sample and incorporating additional metrics. Implications – Findings inform investors and policymakers on the pharmaceutical sector's resilience during crises and emphasize post-pandemic cost management strategies. Originality – This study fills a gap by extending profitability analysis into the post-pandemic period (2022) with peer benchmarking, providing a complete trajectory across pandemic phases.