Ari Susetiyo
Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Assistance in the Development of Etawa Goat Breeding Businesses in Kregan Hamlet, Dawuhan Kidul Village, Papar District, Kediri Regency Dianis Izzatul Yuanita; Nirra Fatmah; Ari Susetiyo; Amik Nadziroh; Atik Fauziah
Journal of Research and Community Service Vol. 2 No. 1 (2025): January-June
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Muntahy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65663/dedica.v2i1.171

Abstract

This study focuses on community assistance for the development of Etawa goat farming in Kregan Hamlet, Dawuhan Kidul Village, Papar District, Kediri Regency. The background of this research lies in the limited knowledge and skills of local farmers in managing and marketing goat farming products, which has hindered the optimal utilization of Etawa goats’ economic potential. The main objective is to improve community productivity and skills through education, training, and practical processing of value-added products, particularly Etawa goat milk. The research applied the Participatory Action Research (PAR) approach, which integrates research, transformative action, and active community involvement. The program was implemented from November to December 2024, involving 21 participants consisting of villagers and local youth. Data were collected through observation, socialization, and focus group discussions, while training sessions included practical activities on processing goat milk into flavored milk and ice cream, as well as providing education on the characteristics, benefits, and farming techniques of Etawa goats. The results indicate a significant improvement in community knowledge about the economic potential of Etawa goats, technical skills in milk processing, and awareness of the importance of product diversification to increase market value. The implication of this study highlights the role of participatory assistance as an effective model for community empowerment, fostering rural economic independence, and promoting sustainable livestock practices that align with local culture. Furthermore, this model can be replicated in other rural areas with similar potentials.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pendidikan Gizi bagi Ibu dan Anak untuk Mencegah Stunting di Desa Kunjang Nila Ainu Ningrum; Ari Susetiyo
Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/efada.Vol3.Iss1.927

Abstract

Stunting masih menjadi persoalan gizi kronis yang berdampak pada tumbuh kembang anak, terutama di wilayah pedesaan seperti Desa Kunjang, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.Rendahnya pemahaman ibu hamil dan ibu balita mengenai gizi seimbang, pola asuh, serta perilaku hidup bersih turut memperparah kondisi tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk membantu ibu-ibu memahami cara mencegah stunting melalui kegiatan “Kelas Bunda”. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan perencanaan, penyusunan materi, penyuluhan, demonstrasi praktik penyajian makanan sehat, pendampingan, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi dan pemahaman peserta mengenai gizi seimbang, pola pemberian makan anak, dan kebiasaan hidup bersih. Program ini terbukti membantu masyarakat memahami pencegahan stunting dan disarankan untuk terus dilanjutkan dengan dukungan kader kesehatan desa.
Revitalisasi Nilai Sosial Masyarakat melalui Penguatan Pembelajaran Ubudiyah di Dusun Kutukan, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri Nila Ainu Ningrum; Ari Susetiyo
Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54214/efada.Vol2.Iss02.957

Abstract

Kehidupan sosial masyarakat di era modern mengalami pergeseran nilai, terutama dalam hal adab, akhlak, dan kedisiplinan beribadah. Fenomena ini juga dirasakan di Dusun Kutukan, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, di mana sebagian anak-anak mulai kurang memperhatikan etika pergaulan dan ketepatan waktu dalam melaksanakan ibadah. Berdasarkan kondisi tersebut, tim PKM-PM melaksanakan program “Revitalisasi Nilai Sosial Masyarakat melalui Penguatan Pembelajaran Ubudiyah di Dusun Kutukan, Ngancar, Kabupaten Kediri” dengan tujuan menumbuhkan kembali kesadaran nilai-nilai sosial dan religius melalui kegiatan keagamaan yang terarah dan aplikatif. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga bentuk pendampingan utama: (1) Kajian Keislaman Tematik bagi anak-anak yang mencakup materi adab pergaulan, pentingnya shalat tepat waktu, dan pembentukan akhlak di era digital; (2) Penguatan pembelajaran ubudiyah di TPQ melalui pengajaran membaca dan memahami Al-Qur’an, tajwid, doa harian, serta kisah teladan para nabi; dan (3) Pendalaman kajian ubudiyah tentang najis, yang bertujuan meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap kebersihan dan kesucian dalam ibadah. Metode pelaksanaan meliputi pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, praktik langsung, permainan edukatif, Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman anak-anak terhadap adab dan ubudiyah, kedisiplinan dalam beribadah, serta perilaku sosial yang lebih sopan dan saling menghargai. Selain itu, masyarakat dan pengajar TPQ merasakan adanya sinergi baru dalam membina karakter religius anak-anak. Dengan demikian, program ini berhasil menjadi upaya nyata dalam merevitalisasi nilai-nilai sosial dan spiritual masyarakat melalui penguatan aspek ubudiyah, serta berpotensi dikembangkan sebagai model pendampingan keagamaan berbasis masyarakat di wilayah pedesaan.