Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: DAMPAK KEARIFAN LOKAL TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Anggi Kurniawan Pratama; Yunaidah Nurin Aisyah; Kristanti Putri Aninda; Rani Setiawaty
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 8 No 2 (2025): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v8i2.790

Abstract

Kearifan lokal merupakan seperangkat nilai nilai yang diterima di suatu masyarakat, yang diyakini kebenarannya dan digunakan sebagai referensi dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak kearifan lokal terhadap pendidikan karakter siswa. Penelitian dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Rivew (SLR) guna untuk mengkaji secara terperinci berbagai artikel jurnal terkait dampak kearifan lokal terhadap pendidikan karakter siswa. Pencarian artikel dilakukan dengan aplikasi aplikasi Publish or Perish (PoP). Fokus data dalam penelitian ini adalah artikel-artikel yang membahas dampak kearifan lokal. Pemilihan 10 artikel untuk penelitian ini didasarkan pada evaluasi yang ketat terhadap kualitas, penerapan, dan kontribusinya terhadap pokok bahasan. Melalui prosedur penyaringan metodis, setiap artikel dipilih berdasarkan sejumlah faktor, termasuk kesesuaian topik, teknik yang digunakan, dan posisi sumber publikasi. Jumlah ini dianggap cukup untuk mencapai tingkat analisis yang diperlukan tanpa mengorbankan keragaman sudut pandang dan keterwakilan data. Sesuai dengan area penelitian yang telah ditetapkan, pembatasan jumlah artikel juga dilakukan untuk menjaga kedalaman dan konsentrasi pembahasan. Selanjutnya, data tersebut dianalisis secara mendalam untuk ditarik suatu simpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan Kearifan lokal memiliki pengaruh yang signifikan dalam pembentukan karakter siswa. Nilai-nilai seperti nilai religius dan nilai moral (budaya belajar, cara berpakaian, cara berbicara, budaya dan sedekah dan sumbangan, budaya menghargai orang lain, budaya gotong royong, kejujuran, kedisiplinan dan kebersihan, Kebersamaan dan solidaritas sosial), nilai kebersamaan dan solidaritas sosial, nilai kebangsaan, nilai karakter pribadi (kreativitas, kesabaran, ketekunan, dan tanggung jawab). Hal ini dapat membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, mencintai budaya sendiri, serta mampu menghadapi. perkembangan zaman dengan tetap melestarikan nilai-nilai luhur bangsa.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: DAMPAK KEARIFAN LOKAL TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Anggi Kurniawan Pratama; Yunaidah Nurin Aisyah; Kristanti Putri Aninda; Rani Setiawaty
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol. 8 No. 2 (2025): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v8i2.790

Abstract

Kearifan lokal merupakan seperangkat nilai nilai yang diterima di suatu masyarakat, yang diyakini kebenarannya dan digunakan sebagai referensi dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak kearifan lokal terhadap pendidikan karakter siswa. Penelitian dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Rivew (SLR) guna untuk mengkaji secara terperinci berbagai artikel jurnal terkait dampak kearifan lokal terhadap pendidikan karakter siswa. Pencarian artikel dilakukan dengan aplikasi aplikasi Publish or Perish (PoP). Fokus data dalam penelitian ini adalah artikel-artikel yang membahas dampak kearifan lokal. Pemilihan 10 artikel untuk penelitian ini didasarkan pada evaluasi yang ketat terhadap kualitas, penerapan, dan kontribusinya terhadap pokok bahasan. Melalui prosedur penyaringan metodis, setiap artikel dipilih berdasarkan sejumlah faktor, termasuk kesesuaian topik, teknik yang digunakan, dan posisi sumber publikasi. Jumlah ini dianggap cukup untuk mencapai tingkat analisis yang diperlukan tanpa mengorbankan keragaman sudut pandang dan keterwakilan data. Sesuai dengan area penelitian yang telah ditetapkan, pembatasan jumlah artikel juga dilakukan untuk menjaga kedalaman dan konsentrasi pembahasan. Selanjutnya, data tersebut dianalisis secara mendalam untuk ditarik suatu simpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan Kearifan lokal memiliki pengaruh yang signifikan dalam pembentukan karakter siswa. Nilai-nilai seperti nilai religius dan nilai moral (budaya belajar, cara berpakaian, cara berbicara, budaya dan sedekah dan sumbangan, budaya menghargai orang lain, budaya gotong royong, kejujuran, kedisiplinan dan kebersihan, Kebersamaan dan solidaritas sosial), nilai kebersamaan dan solidaritas sosial, nilai kebangsaan, nilai karakter pribadi (kreativitas, kesabaran, ketekunan, dan tanggung jawab). Hal ini dapat membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, mencintai budaya sendiri, serta mampu menghadapi. perkembangan zaman dengan tetap melestarikan nilai-nilai luhur bangsa.
Aplikasi BELAKARTA sebagai Media Pengenalan Arti Kata Berbasis Kearifan Lokal Yogyakarta untuk Siswa Kelas 2 Anggi Kurniawan Pratama; Yunaidah Nurin Aisayh; Kristanti Putri Aninda; Rani Setiawaty
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2026): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v4i1.591

Abstract

Pembelajaran arti kata pada siswa sekolah dasar kelas rendah masih menghadapi kendala karena kurangnya media pembelajaran yang kontekstual dan menarik, sehingga pemahaman makna kata siswa belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan dan kepraktisan aplikasi BELAKARTA (Belajar Arti Kata Berbasis Kearifan Lokal Yogyakarta) sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa kelas II sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4-D yang dibatasi sampai tahap develop. Subjek penelitian terdiri atas ahli media dan ahli materi sebagai validator, serta guru dan siswa kelas II SD sebagai pengguna aplikasi. Instrumen penelitian berupa angket penilaian kelayakan dan kepraktisan dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi BELAKARTA memperoleh tingkat kelayakan sangat layak dengan persentase 92,1% dari ahli media dan 102,6% dari ahli materi. Sementara itu, hasil uji kepraktisan menunjukkan respons sangat positif dari guru dengan persentase 91,3% dan siswa sebesar 95,2%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa aplikasi BELAKARTA layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran interaktif untuk membantu siswa memahami arti kata secara kontekstual berbasis kearifan lokal Yogyakarta.