Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGELAPAN HARTA: KONSEP, SANKSI DAN SOLUSINYA DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN mohamad zaenal Arifin
Madani Syari'ah Vol 1 No 1 (2019): Madani Syari'ah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.07 KB)

Abstract

Ghulul masih menjadi tema yang jarang dikaji secara mendalam pada konteks kekinian. Padahal, prakteknya sering terjadi dalam kehidupan manusia, tak terkecuali dalam kehidupan umat Islam. Ghulul dapat dimaknai sebagai penggelapan harta. Perbuatan tersebut hanya dilakukan oleh orang yang diberi kuasa atas suatu harta oleh orang lain. Jika orang tersebut menyimpangkan harta yang berada dalam kuasanya itu untuk kepentingan di luar yang dikehendaki pemiliki harta, maka orang tersebut dikatakan telah melakukan ghulul (penggelapan) harta.
Ghulul (Penggelapan Harta): Konsep, Sanksi Dan Solusinya Dalam Perspektif Al-Qur’an Mohamad Zaenal Arifin
Syar'ie : Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 1 (2019): Januari
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.028 KB)

Abstract

Ghulul masih menjadi tema yang jarang dikaji secara mendalam pada konteks kekinian. Padahal, prakteknya sering terjadi dalam kehidupan manusia, tak terkecuali dalam kehidupan umat Islam. Ghulul dapat dimaknai sebagai penggelapan harta. Perbuatan tersebut hanya dilakukan oleh orang yang diberi kuasa atas suatu harta oleh orang lain. Jika orang tersebut menyimpangkan harta yang berada dalam kuasanya itu untuk kepentingan di luar yang dikehendaki pemiliki harta, maka orang tersebut dikatakan telah melakukan ghulul (penggelapan) harta.
PENYELESAIAN HUKUM SEWA RAHIM PADA PROGRAM BAYI TABUNG PERSPEKTIF KITAB AL-BURHAN FI USHUL Al-FIQH KARYA IMAM AL-JUWAINI Mohammad Zaenal Arifin
Syar'ie : Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 3 No 3 (2020): Syar'ie
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.437 KB) | DOI: 10.51476/syarie.v3i3.162

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengetahui hukum sewa rahim sebagai salah satu varian dalam program bayi tabung. Sebagai sebuah cara mendapatkan keturunan bagi pasangan suami istri yang mengalami hambatan dalam mencapai pembuahan dan kehamilan, sewa rahim dihadapkan pada dua kutub berlawanan; antara maslahat dan mudharat bagi suami istri. Diantara kemaslahatan yang hendak dituju oleh suami istri adalah kelestarian eksistensi manusia dengan memiliki keturunan (hifdz an-nasl). Sementara kemudharatan muncul ketika dikaitkan dengan persoalan nasab, psikologis pihak yang melakukan, bahkan kewarisan dan kewalian anak. Dalam tulisan ini, pendekatan yang digunakan adalah maqashid syariah dalam kitab ushul fiqh "Al-Burhan fi Ushul al-Fiqh" karya Imam Haramain al-Juwaini. Pendekatan ini digunakan untuk menelisik nilai-nilai, tujuan dan maksud syariat pernikahan, kemudian dikaitkan dengan prinsip-prinsip hukum yang melingkupinya. Kesimpulan hukum yang didapat adalah bahwa sewa rahim pada program bayi tabung dihukumi haram dengan alasan menyebabkan kerancuan status anak, baik dalam hal nasab, kewalian dan kewarisan, dan beban psikologis pihak suami, istri dan wanita yang rahimnya gunakan sebagai tempat tumbuh kembangnya embrio.
PERENCANAAN DAN KEBIJAKAN EKONOMI YUSUF AS UNTUK MENJAGA KETAHANAN PANGAN DI MASA PACEKLIK Mohamad Zaenal Arifin
Syar'ie : Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 5 No 1 (2022): Syarie : Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v5i1.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan dan kebijakan ekonomi yang diambil oleh Yusuf as dalam upayanya menjaga ketahanan pangan rakyat ketika terjadi paceklik/kemarau panjang. Selanjutnya, mencari relevansinya dengan upaya pemerintah dalam menanggulangi dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data-data yang digunakan bersumber dari literatur-literatur kepustakaan yang memiliki topik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan kebijakan ekonomi yang ditetapkan oleh Yusuf as berupa menyiapkan infrastruktur sumber pangan, membuat sistem penyimpanan dan distribusi pangan, serta melakukan gaya hidup hemat. Hal yang sama dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam upaya mengatasi dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 yaitu dengan mengeluarkan kebijakan ekonomi, seperti: menjamin ketersediaan bahan pokok yang diikuti dengan memastikan terjaganya daya beli masyarakat, menaikkan besaran bantuan sosial non-tunai, menaikkan pendapatan negara dan masyarakat, membangun infrastruktur pertanian, dan lainnya.
Model Komunikasi Spiritual Terapeutik Dalam Pendidikan (Sebuah Pendekatan Mengatasi Siswa Bermasalah ) Mohamad Zaenal Arifin
Tarbawi : Jurnal pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2020): TARBAWI
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.849 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengenalkan model komunikasi yang dapat diterapkan sebagai pendekatan mengatasi masalah spiritual siswa. Model yang dimaksud adalah komunikasi spiritual terapeutik. Lazim diketahui bahwa seringkali guru dihadapkan pada masalah-masalah yang dilakukan oleh siswa. Salah satu masalah yang jarang mendapat perhatian adalah berkenaan dengan masalah spiritual yang dialami siswa. Dengan karakter dan jenis yang berbeda, masalah spiritual siswa memerlukan pendekatan tersendiri dalam penanganannya. Jenis penelitian ini adalah library research, dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa komunikasi spiritual dapat digunakan sebagai bagian terapi bagi masalah spiritual siswa. Dengan menggunakan langkah-langkah dan prinsip-prinsip komunikasi terapeutik, -berupa: pengkajian masalah, diagnosa masalah, rencana tindakan terapi, dan tindakan terapi- komunikasi spiritual dapat dirancang sebagai pendekatan dalam mengatasi masalah spiritual siswa. Kesejahteraan/kecerdasan spiritual yang dicapai melalui komunikasi spiritual terapeutik akan berdampak pada perubahan cara pandang siswa terhadap hidup, sikap dan perilakunya terhadap orang lain, dan kualitas pembelajaran yang diikutinya di sekolah.
METODE EDUCATIONAL TOUR SEBAGAI MEDIA MENUMBUHKAN KECERDASAN SPIRITUAL ANAK DIDIK PERSPEKTIF AL-QUR'AN Muhammad Amin; Mohamad Zaenal Arifin
Tarbawi : Jurnal pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2022): Tarbawi: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v5i1.321

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang metode pengajaran Educational Tour sebagai media untuk menumbuh-kembangkan daya spiritual anak didik. Selama ini kegiatan Educational Tour hanya difungsikan sebagai ajang berwisata bagi anak didik. Mereka menikmati keindahan alam setelah mengalami kejenuhan belajar selama di bangku sekolah. Padahal, alam semesta ini sendiri diciptakan Allah Swt dengan sangat teratur, harmoni, dan seimbang, yang menunjukkan kehebatan kekuasaan dan pengaturan-Nya atas alam semesta. Individu yang mau memperhatikan, merenungkan, dan memikirkan alam semesta akan mendapati daya spiritual di dalamnya. Jenis penelitian ini adalah library research, dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Hasil pembahasan menyimpulkan bahwa Educational Tour yang dilakukan secara baik dan terencana akan menjadi media konstruktif untuk menumbuhkan spiritualitas anak didik. Hasil penggunaan metode Educational Tour adalah anak didik selain memiliki pengetahuan teoritis tentang fenomena alam, juga memiliki kesadaran adanya suatu kekuatan yang tak terlihat (Tuhan) di balik fenomena tersebut, merasakan pengalaman spiritual, terdorong memiliki sikap dan perilaku yang baik, serta memiliki tekad dan motivasi untuk semakin mendekatkan diri pada Tuhan (Allah Swt).
PENDIDIKAN MORAL DALAM KISAH YUSUF AS Mohamad Zaenal Arifin
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 15, No 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v15i1.6312

Abstract

Pemaparan kisah-kisah dalam al-Qur’an bukanlah tanpa tujuan, tetapi diungkapkan sebagai pesan pengajaran yang disampaikan pemberi pesan (Allah Swt) kepada pembaca melalui rangkaian peristiwa, kehidupan sosial dan karakter para tokohnya. Kisah-kisah merupakan bagian petunjuk yang diberikan oleh Allah swt tentang berbagai hal yang berhubungan dengan moralitas, sistem nilai, tingkah laku, dan sebagainya. Ketika membaca kisah-kisah dalam al-Qur’an, orang-orang beriman hendaknya mengambil intisari pesan yang dikandung, kemudian menjadikannya sebagai pelajaran, patokan, dan idealisme yang dipegang dalam hidup bermasyarakat
PENAFSIRAN AYAT-AYAT PELECEHAN AGAMA DALAM AL-QUR'AN Mohamad Zaenal Arifin; Muh Anshori; Nurkholis Nurkholis
Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam Vol 5, No 01 (2022): Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam
Publisher : STIT AL-AMIN KREO TANGERANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36670/alamin.v5i01.145

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengetahui penafsiran ayat-ayat yang menyinggung tentang pelecehan agama. Dewasa ini isu tentang pelecehan agama kembali mencuat, sehingga menimbulkan asumsi dan diskusi yang tak kunjung selesai di tengah masyarakat. Bahkan kadangkala kasus-kasus yang terjadi dianggap sebagai pelecehan agama meski secara subtansi bukanlah termasuk pelecehan agama sebagaimana dimaksud oleh al-Qur'an. Penelitian ini merupakan library research di mana sumber datanya diambil dari kitab-kitab tafsir, buku, dan jurnal yang memiliki relevansi dengan pembahasan. Dalam pembahasannya menggunakan pendekatan tafsir tematik dimana penulis menghimpun ayat-ayat terkait tentang tema yang telah ditentukan kemudian dideskripsikan dan dianalisis untuk mendapatkan suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa term-term yang digunakan al-Qur'an untuk menunjuk pelecehan agama adalah huzuw, la'ib, dan sakhira. Dari kajian terhadap term-term tersebut diketahui bahwa pelecehan agama merupakan suatu fenomena sosial yang telah terjadi dalam konteks relasi antara kaum muslimin dengan kaum Yahudi, Nasrani, musyrikin, dan munafik.  Motif yang melatarbelakangi pelecehan agama di masa kerasulan adalah teologi, ideologi dan lainnya seperti motif ekonomi, politis dan budaya. Solusi yang ditawarkan al-Qur'an agar pelecehan agama dapat diminimalisir adalah jalan dialog antar umat beragama, saling menghormati eksistensi komunitas lain, tidak bergaul dengan pelakunya, dan pembinaan keimanan dan pemahaman di internal umat Islam.
Penyembuhan Masalah Spiritual Pasien di Rumah Sakit Melalui Pendekatan Komunikasi Spiritual Terapeutik Berbasis Al-Qur'an Mohamad Zaenal Arifin
AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/alquds.v6i2.4248

Abstract

Healing Spiritual Problems of Patients in Hospitals Through Al-Qur'an-Based Therapeutic Spiritual Communication ApproachThis study aims to investigate the use of therapeutic spiritual communication as an approach to healing patients' spiritual problems. In the suffering of his pain, the patient needs help recovering from spiritual problems that arise as a result of physical suffering. Researchers collected the primary data of this study from interviews with a number of nurses on duty at the University of Indonesia Hospital (RSUI), Depok. Data sources are critically analyzed to obtain complete information around the patient's spiritual problems, the application of therapeutic spiritual communication in spiritual nursing interventions, as well as the nurse's opinion about the dominant factors and obstacles encountered when assisting the healing process of the patient's problems. The results showed that the patient's spiritual problems were able to be overcome by nurses after carrying out therapeutic spiritual communication interventions in the form of; Awakening spiritual power in the patient by increasing the patient's self-confidence, instilling a sense of optimism, and confidence in being able to recover from pain, as well as increasing the sense of patience, ridho, hope, and depending on the strength of Allah Swt as a Healing Principle; Correcting and changing the wrong mindset that the patient has about pain suffering by taking it towards the point of view of the faith, such as: that pain pain is a form of Allah Swt's affection for the patient, the arrival of the disease is the decree of Allah Swt, He will not inflict anything beyond the ability of His servant, and there must be wisdom from the occurrence of pain experienced; Guiding patients to carry out worship activities that support recovery
Covid 19 pandemic on the growth of the entrepreneurship society in Indonesian community Imam Mahfud; Mohamad Zaenal Arifin; Mariya Ulpah
Priviet Social Sciences Journal Vol. 2 No. 1 (2022): January
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.964 KB) | DOI: 10.55942/pssj.v2i1.146

Abstract

The COVID-19 pandemic has given birth to many positive things in our society, especially in building a people's economy, or the emergence of many new MSMEs which have become a new change in the behavior of the Indonesian people. This study uses a literature study by conducting descriptive analysis by combining existing data and information in order to obtain scientific conclusions. The outbreak of the COVID-19 virus means society needs to reengage and fundamentally adapt to Entrepreneurship, and is well suited to taking a crisis perspective that can offer advancements to other streams of innovation including business and sociology. Entrepreneurial action incorporates a powerful mindset that can help society bounce back from the crisis. The COVID-19 pandemic has led to new behavior towards the community, especially those affected by COVID-19, especially in terms of the economy, so that people can adapt more quickly to be more productive and have high competitiveness, thus giving birth to a community culture that has an entrepreneurial spirit.