Patria Yunita
Universitas PTIQ Jakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Riset Pasar Konsumen, Identifikasi, Segment dan Target Pasar dalam Islam pada Himpunan Mahasiswa Mahasiswa Universitas PTIQ Jakarta Patria Yunita; Irma Hany
MADANI Abdimas : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): MADANI Abdimas | Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan Riset Pasar Konsumen, Identifikasi, Segment dan Target Pasar dalam Islam pada Himpunan Mahasiswa Mahasiswa Universitas PTIQ Jakarta
Pemateri: Pemikiran Ekonomi Islam pada Periode Rasulullah SAW dan Khulafa Al-Rasyidin di SMK Munawwaroh, Cikarang, Jawa-Barat Patria Yunita; Muhammad Najib
MADANI Abdimas : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): MADANI Abdimas | Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini untuk mengetahui bahwa Peradaban Islam tidak terlepas dari pengaruh perkembangan pemikiran ekonomi Islam yang telah mengantarkan umat Islam kedalam zaman keemasan dimana mampu mengubah kehidupan umat manusia. Kehidupan umat manusia sebelum datangnya ajaran Islam berada pada suatu keterpurukan. Sejarah mencatat perkembangan pemikiran Islam dapat dijadikan sebagai cermin bahwa pemikiran ekonomi Islam telah memberikan banyak kontribusi kepada kegiatan ekonomi saat ini. Dalam perkembangan pemikiran ekonomi Islam di zaman Rasulullah SAW terbagi menjadi dua periode, yaitu periode Mekkah dan periode Madinah. Di periode Mekkah dibagi lagi menjadi periode sebelum dan sesudah kenabian sedangkan periode Madinah adalah periode pasca hijrah dari Mekkah ke Madinah. Pemikiran ekonomi Islam sesudah Rasulullah SAW wafat dilanjutkan oleh 4 sahabat yang dikenal dengan zaman Khulafa Alrasyidin. Pemikiran Ekonomi Islam didasarkan pada Al Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW. Penerapan Pemikiran Ekonomi Islam secara nyata dan langsung bisa dirasakan oleh kaum muslimin pada saat itu ada di zaman Rasulullah SAW dan Khulafa Alrasyidin. Pemikiran-pemikiran ekonomi islam yang memang tujuan utamanya menciptakan sebuah sistem untuk mensejahterahkan umat manusia sebagai suatu misi Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin
Moral Ekonomi dalam Pemikiran M. Umer Chapra di Ma’had al-Qur’an Universitas PTIQ Jakarta Patria Yunita; Mochamad Yasak
MADANI Abdimas : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): MADANI Abdimas | Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moral Ekonomi dalam Pemikiran M. Umer Chapra di Ma’had al-Qur’an Universitas PTIQ Jakarta
The phenomenom of the death of expertise: the use of social media by teenagers from the persfective of the quran surah an- nahl 43 Efa Nurazizah; Patria Yunita
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 Juni (2026): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v8i1.1277

Abstract

This studi discusses the phenomenom of the death of the expertise among teenagers by social media. Indonesia continues to experience an increase in internet usage from 62% in 2018 to 72.80% in 2024, with social media users reaching 50.2% of the total population (30% of these users are teenagers). This trend is an invaluable resource for marketers, business people, content developers, and anyone seeking to understand and harness Indonesia's digital potential. However, the ease of accessing information on social media, if not accompanied by a passion for understanding the truth, can lead to confirmation bias among teenagers. This occurs because expertise on social media is viewed skeptically and its presence is eclipsed by populism. A lack of critical thinking is one of the causes of the demise of expertise among teenagers. The flood of information on social media makes them unable to distinguish fact from fiction. The Quran, Surah An-Nahl, 16:43, teaches us the importance of a teacher/expert/specialist as a source of guidance for questions and doubts. By reasoning amidst low digital literacy, it is hoped that teenagers will be able to distinguish between fact and fiction, positive and negative