Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Implementasi Kebijakan Smart City Kota Bandung Dengan Kota Yogyakarta Nugroho Dwisatria Semesta
Journal of Public Administration and Local Governance Vol. 8 No. 2 (2024): Enhancing Public Service Delivery Through Digital Innovations
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jpalg.v8i2.1820

Abstract

Smart City bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan pemanfaatan teknologi. Konsep Smart City ini diadopsi di berbagai kota, termasuk Bandung dan Yogyakarta. Implementasi dari Smart City di kedua kota ini mempunyai fokus dan pencapaian yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode kajian pustaka yang dikumpulkan dari jurnal ilmiah, publikasi pemerintah, dan sebagainya. Smart City di Kota Bandung ini lebih berfokus di 6 dimensi yaitu Smart Governance, Smart Society, Smart Branding, Smart Living, Smart Economy, dan Smart Environment. Selain itu, Smart City di Kota Bandung ini telah dimulai sejak tahun 2003 dan memperoleh penghargaan internasional di tahun 2015. Bentuk Implementasinya berupa Bandung Smart City yaitu platform untuk informasi kemacetan, taman kota, dan sebagainya. Sedangkan Smart City di Kota Yogyakarta lebih mengusung budaya, wisata, serta pendidikan dengan 6 dimensi berupa: Smart Governance, Smart Branding, Smart Living, Smart Economy, Smart Society, dan Smart Environment. Bentuk implementasinya berupa Jogja Smart Service yaitu aplikasi untuk informasi pariwisata, layanan publik, pengaduan, dan sebagainya. Kata kunci: Implementasi; Smart City; Bandung: Yogyakarta
Motivasi dan Hambatan Partisipasi Masyarakat dalam Program Bank Sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta Nugroho Dwisatria Semesta
Journal of Public Administration and Local Governance Vol. 9 No. 2 (2025): Transforming Public Governance for a Digital, Inclusive, and Sustainable Future
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setelah ditutupnya TPST Piyungan, Daerah Istimewa Yogyakarta menghadapi lonjakan jumlah sampah yang signifikan hingga masuk dalam kondisi darurat sampah. Dalam situasi ini, bank sampah menjadi salah satu solusi alternatif yang diharapkan mampu mengurangi beban sampah dengan melibatkan peran aktif masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa yang mendorong masyarakat berpartisipasi dalam program bank sampah serta hambatan apa saja yang mereka hadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat termotivasi ikut program bank sampah karena ingin menjaga lingkungan, memperoleh manfaat ekonomi, dan mempererat hubungan sosial di lingkungan tempat tinggal. Namun, masih ada berbagai kendala seperti kurangnya pengetahuan tentang pengelolaan sampah, minimnya fasilitas, dan belum maksimalnya dukungan dari pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan kolaborasi antara masyarakat, komunitas, dan pemerintah supaya pengelolaan sampah melalui bank sampah dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan untuk memperkuat peran masyarakat dalam mengatasi masalah sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta.