Mesak Orianus Biaf
IAKN Kupang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Keteladanan Iman Ayah Kristen terhadap Kedewasaan Spiritual Remaja Sance Mariana Tameon; Mieke Yen Manu; Mesak Orianus Biaf
Ra'ah: Journal of Sociology of Religion Vol. 5 No. 1 (2025): December
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/r.v5i1.422

Abstract

Salah satu problema terbesar dunia adalah ketiadaan ayah atau fatherless dalam kehidupan keluarga terkhusus anak-anak dalam berbagai aspek termasuk aspek kerohanian. Ada berbagai faktor penyebab kondisi anak tumbuh tanpa ayah seperti kematian, perceraian, kelahiran tanpa pernikahan, kesibukan orangtua dalam bekerja, kepribadian ayah yang egois. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keteladanan iman ayah kristen terhadap kedewasaan spiritual remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tujuan asosiatif yang menjelaskan hubungan kausal/pengaruh variabel role model ayah (X) terhadap Kedewasaan spiritual remaja (Y). Hipotesa yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh antara role model ayah terhadap kedewasaan rohani remaja di kota Soe. Jumlah sampel dipilih secara simple random pada populasi remaja kota Soe dan berhasil menjaring sebanyak 82 remaja sebagai reponden. Instrumen untuk variabel role model ayah merujuk pada angket Christian Faith Practices Scale (CFPS). Sedangkan kedewasaan spiritual remaja mengadaptasi Indeks Kematangan Spiritual (SMI) yang berasal dari teologi Kristen evangelis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara role model ayah terhadap kedewasaan rohani remaja (H1 diterima). Adapun arah hubungan kedua variabel adalah positif yang berarti semakin baik role model ayah maka kedewasaan rohani remaja semakin baik pula. Meskipun demikian, kuatnya pengaruh role model ayah kepada kedewasaan rohani remaja di kota Soe sebesar 16% yang berarti berada pada kategori sangat rendah.