VIVIT ANDIANINGSIH
INSTITUT AGAMA ISLAM K.H. SUFYAN TSAURI MAJENANG

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Peningkatan Keterampilan Desain Pembelajaran Guru sebagai Implementasi GALIH PRAYOGA; VIVIT ANDIANINGSIH; FATHUROHIM FATHUROHIM; PIPIT MULIYAH
JMIMAS: JURNAL PENGABDIAN DAN MITRA MASYARAKAT Vol 1 No 03 (2025): JMIMAS: Jurnal Pengabdian dan Mitra Masyarakat
Publisher : Rumah Jurnal INSIMA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka merepresentasikan sebuah reformasi fundamental dalam lanskap pendidikan Indonesia, beralih dari pendekatan berbasis konten yang kaku menuju kerangka kerja yang fleksibel dan berpusat pada kompetensi. Keberhasilan implementasi kurikulum ini sangat bergantung pada kemampuan guru dalam merancang pengalaman belajar yang efektif dan bermakna. Namun, studi awal dan observasi lapangan mengidentifikasi adanya kesenjangan signifikan antara tuntutan kurikulum dan kesiapan guru, terutama dalam keterampilan teknis menyusun perangkat ajar seperti modul ajar. Menanggapi permasalahan ini, sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pendampingan telah dilaksanakan dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan desain pembelajaran guru secara kolaboratif dengan memperkenalkan kerangka kerja Backward Design (Desain Mundur). Proses PAR melibatkan siklus perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi yang dilakukan bersama-sama antara tim pengabdi dan para guru sebagai partisipan aktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi kognitif dan keterampilan praktis guru dalam merancang modul ajar yang selaras dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa Backward Design berfungsi sebagai "sistem operasi" yang ideal untuk Kurikulum Merdeka, memberikan struktur metodologis yang jelas bagi guru untuk menerjemahkan prinsip-prinsip kurikulum ke dalam praktik kelas yang efektif. Pendampingan partisipatif disimpulkan sebagai strategi krusial untuk memitigasi risiko implementasi dan memastikan keberhasilan reformasi pendidikan nasional.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengolahan Limbah Tutup Botol menjadi Produk Kreatif Bernilai Jual di Desa Sidasari Tuti Farkhatan Mardiyah; Ridwan Kamal; Dina Fitri Aryanti Zahra; Alya Nafiza; Rohmah Wati; Rizal Ramadhan Sugiharto; Muhammad Ulil Abror; Dian Silvia; Nurul Isnaeni; Leira Salwa Marlavasha; Bagus Maulana Mundzir; Vivit Andianingsih; Suciyatin Aliffia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 3 (2026): April-Juni
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah plastik masih menjadi salah satu isu lingkungan yang perlu mendapatkan perhatian, termasuk di Desa Sidasari, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap. Limbah tutup botol plastik yang umumnya dibuang tanpa pengolahan memiliki potensi untuk dianfaatkan menjadi produk kreatif yang bernilai guna da bernilai jual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah plastik serta mengembangkan pengetahuan, kreativitas, dan keterampilan dalam mengolah limbah tutup botol menjadi produk kerajinan. Kegiatan dilaksanakan pada 9 Agustus 2026 di Dusun Purwosari , Desa Sidasari, dengan melibatkan 100 peserta yang terdisi atas ibu rumah tangga dan anak-anak masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalkui tahapan persiapan, sosialisasi dan penyuluhan demonstrasi, praktik pembuatan gantungan kunci, pendampingan, serta evaluasi. Pesrta diberikan edukasi mengenai dampak limbah plastik dan potensi pemanfaatannya, kemudian dilibatkan secara langsung dalam proses pembuatan gantungan kunci melalui tahapan pemilahan bahan, pembersihan, pelelehan, pencetakan, dan finishing. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta terlibat aktif dalam proses edukasi, demontrasi, dan praktik pembuatan produk. Peserta mampu mengikuti tahapan pengolahan limbah tutup botol menjadi ganutngan kunci dan menghasilkan produk yang dapat dipadukan dengan praktik langsung dapat menjadi pendekatan yang efektif untuk memperkenalkan pemanfaatan limbah sekaligus mengembangkan krearivitas masyarakat. Program Eco-Charm juga memiliki ptoensi untuk mendukung pengurangan limbah plastik dan membuka peluang pengembanagan ekonomi kreatif berbasis lingkungan di Desa Sidasari.