Keterampilan menulis merupakan salah satu keterampilan dalam berbahasa yang penting dimiliki oleh setiap siswa. Namun dalam praktiknya masih rendahnya keterampilan menulis cerita fiksi khususnya yang bermuatan Pancasila, sehingga perlu diberikan perhatian yang serius. Bertolak dari kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Value Clarification Techniques berbasis kritik sastra terhadap keterampilan menulis cerita fiksi muatan Pancasila mahasiswa calon guru sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest postest. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sample 30 orang. Instrumen pengumpul data yang digunakan adalah tes yang dinilai dengan lima indikator yaitu organisasi isi, isi, tata bahasa, gaya bahasa, mekanis. Hasil Uji-t menunjukkan bahwa T hitung 6,50> T tabel 2,02 yang dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran value clarification techniques berbasis kritik sastra berpengaruh terhadap keterampilan menulis cerita fiksi muatan Pancasila mahasiswa. Kesimpulan penelitian menjelaskan bahwa sintaks dari model pembelajaran Value Clarification Techniques memiliki kesesuaian dengan keterampilan menulis karangan fiksi muatan Pancasila. Writing skills are one of the most important language skills every student possesses. However, in practice, students' fiction writing skills are still low, so serious attention needs to be given. Starting from these conditions, this study aims to determine the effect of the Value Clarification Techniques learning model based on literary criticism on the writing skills fiction naratif charged Pancasila of elementary school teacher candidates. The method used is to experiment with one group pretest-posttest design. The sampling technique used purposive sampling with a total sample of 30 people. The data collection instrument used is a test that is assessed by five indicators, namely content organization, content, grammar, language style, and mechanical. The t-test results showed that T count 6.50> T table 2.02 which can be concluded that the value clarification techniques learning model based on literary criticism affects students' fiction writing skills charged Pancasila. Conclution explains that the syntax of the value clarification techniques learning model is in line with the skill of writing fiction stories.