Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rancang Bangun Trainer Mikrokontroler Dengan Menggunakan ATMega16 (Studi Kasus: Program Studi Teknik Eletronika FT UNM Tahun 2013) Haeriani Haeriani; Amaliah Faradibah
LINIER: Literatur Informatika dan Komputer Vol 1, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/linier.v1i2.2540

Abstract

Rancang Bangun Trainer Mikrokontroler Dengan Menggunakan ATMega16 pada Program Studi Teknik Eletronika FK UNM Tahun 2013 (case study). Tujuan dari tugas akhir ini adalah (1) mengetahui perancangan trainer mikrokontroler, (2) mengetahui prinsip kerja trainer mikrokontroler, (3) mengetahui prosedur penggunaan trainer sebagai alat bantu pada mata kuliah mikrokontroler. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasi atau pengamatan secara langsung,  yaitu pengamatan terhadap cara kerja mikrokontroler sebagai perangkat proses dengan aplikasi beberapa perangkat input dan output.  Penelitian ini merupakan penelitian perancangan yang menghasilkan trainer mikrokontroler yang terdiri dari rangkaian mikrokontroler untuk aplikasi menyalakan LED, aplikasi menyalakan LED menggunakan input switch, aplikasi pembuatan up counter dan down counter dengan seven segment, aplikasi menampilkan karakter pada LCD, aplikasi penggunaan internal ADC, aplikasi pembaca jarak dengan ultrasonik, aplikasi pembaca suhu dengan LM35 dan aplikasi kendali motor DC. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium/workshop Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Hasil penelitian dalam karya tulis ini adalah rancang bangun trainer Mikrokontroler ATMega16 sebagai media pembelajaran terdiri dari bagian input yaitu sensor ultrasonik, sensor suhu, dan saklar. Bagian proses yaitu mikrokontroler ATMega16 yang mengolah setiap data masukan maupun keluaran. Bagian output yaitu LED, LCD, seven segmen, motor, dan buzzer. Hasil pengujian dan pengamatan unjuk kerja setiap bagian trainer tersebut mampu mengeksekusi program yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman C dan setiap sensor berfungsi seperti yang diharapkan