Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perancangan Alat Penyiram Tanaman Seledri Otomatis Berbasis LoRa dan Arduino Uno Juita Mandasari; Dolly Indra; andi Widya Mufila Gafar
LINIER: Literatur Informatika dan Komputer Vol 2, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/linier.v2i3.3146

Abstract

Tanaman seledri merupakan komoditas hortikultura bernilai tinggi yang membutuhkan kelembapan tanah ideal antara 65%–75% untuk pertumbuhan optimal. Namun, proses penyiraman secara manual sering kali tidak konsisten dan bergantung pada kehadiran petani. Pemantauan kondisi tanah merupakan hal yang penting dalam melakukan penyiraman tanaman dengan kadar air yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem penyiraman otomatis berbasis Arduino Uno dan komunikasi LoRa untuk budidaya seledri skala kecil.  Sistem ini memanfaatkan sensor soil moisture untuk mendeteksi tingkat kelembapan tanah, kemudian mengaktifkan pompa air secara otomatis melalui relay jika kelembapan berada di bawah ambang batas. Modul LoRa digunakan sebagai media komunikasi jarak jauh antara unit transmitter dan receiver, sementara LCD 16x2 menampilkan data kelembapan dan status pompa secara real-time. Sistem ini dirancang untuk melakukan penyiraman otomatis dan komunikasi LoRa yang dapat memantau kondisi tanah dan melakukan penyiraman secara mandiri sesuai dengan kebutuhan tanaman. Hasil pengujian simulator menunjukkan bahwa seluruh komponen bekerja dengan baik
Monitoring Kualitas Udara pada Area Pembuangan Sampah Akhir Menggunakan Internet of Things Arun Samudra Alfatiha; Ramdan Satra; andi Widya Mufila Gafar
LINIER: Literatur Informatika dan Komputer Vol 2, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/linier.v2i4.3333

Abstract

Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) merupakan sumber emisi gas berbahaya seperti Metana (CH4) yang mudah terbakar dan Karbon Monoksida (CO) yang beracun, hasil dari dekomposisi sampah organik. Metode pemantauan konvensional yang periodik dan manual memiliki keterbatasan dalam penanganan dini lonjakan gas berbahaya, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan pekerja dan lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT) di area TPA untuk mendeteksi gas-gas berbahaya tersebut secara real-time. Sistem yang dikembangkan menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 yang terintegrasi dengan sensor gas MQ-4 (untuk CH4), MQ-7 (untuk CO), MQ-135 (untuk kualitas udara umum seperti Amonia - NH3/H2S), serta sensor DHT22 untuk mengukur suhu dan kelembaban. Data dari sensor-sensor ini dipantau secara real-time melalui aplikasi Blynk dan ditampilkan pada LCD 16x2 I2C secara lokal. Sistem ini juga dilengkapi fitur notifikasi otomatis dan alarm visual (LED) serta suara (Buzzer) yang aktif jika konsentrasi gas berbahaya, seperti CO (50ppm), CH4(1000ppm), atau nilai MQ-135 (2500), melebihi ambang batas yang ditentukan. Diharapkan sistem ini dapat memitigasi risiko pencemaran udara, meningkatkan keselamatan, dan mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik di TPA, menawarkan solusi yang lebih efisien, komprehensif, dan real-timedibandingkan pendekatan konvensional
Analisis Quality of Service Jaringan Internet Pada PT. Bosowa Berlian Motor Menggunakan Aplikasi Wireshark Firman Gunawan; Ramdan Satra; andi Widya Mufila Gafar
LINIER: Literatur Informatika dan Komputer Vol 2, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/linier.v2i2.3133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan (Quality of Service/QoS) jaringan internet pada PT. Bosowa Berlian Motor dengan menggunakan aplikasi Wireshark. Dalam era digital saat ini, kualitas jaringan internet sangat mempengaruhi kinerja operasional perusahaan, termasuk dalam hal komunikasi, transfer data, dan produktivitas karyawan. Oleh karena itu, penting untuk mengukur dan memastikan kualitas jaringan yang stabil dan efisien. Wireshark, sebagai aplikasi penganalisis jaringan, digunakan untuk memantau lalu lintas data dalam jaringan dan menganalisis berbagai parameter QoS seperti latency, packetloss, jitter, dan throughput. Data yang diperoleh dari wireshark kemudian dianalisis untuk mengetahui apakah jaringan internet di PT. Bosowa Berlian Motor sudah memenuhi standar kualitas yang diinginkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa titik di jaringan yang mengalami penurunan QoS, yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan. Berdasarkan temuan ini, rekomendasi untuk perbaikan infrastruktur jaringan dan pengelolaan QoS disarankan untuk meningkatkan kualitas layanan jaringan internet di perusahaan tersebut
Rancang Bangun Jemuran Pintar Otomatis Berbasis Internet of things (Iot) A. Muh. Fuad Dzikrulkhair; Ramdan Satra; andi Widya Mufila Gafar
LINIER: Literatur Informatika dan Komputer Vol 2, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/linier.v2i3.3153

Abstract

Menjemur pakaian secara konvensional seringkali tidak efisien karena ketidakpastian cuaca seperti hujan mendadak atau kelembaban udara yang tinggi di malam hari. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah prototipe Jemuran Pintar berbasis Internet of things (Iot) sebagai solusi otomatis untuk mengatasi masalah tersebut. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali yang mengintegrasikan beberapa sensor, yaitu sensor hujan untuk mendeteksi air, sensor LDR untuk mengukur intensitas cahaya, dan sensor DHT22 untuk memantau suhu serta kelembaban. Berdasarkan data dari sensor-sensor tersebut, sistem dapat secara otomatis menggerakkan motor servo untuk mengatur posisi atap jemuran. Sistem ini juga menawarkan kontrol ganda, di mana selain mode otomatis, pengguna dapat mengendalikan jemuran secara manual melalui aplikasi smartphone. Seluruh status sistem dapat dipantau secara real-time melalui platform Iot Blynk, yang juga berfungsi mengirimkan notifikasi peringatan. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu merespons berbagai skenario cuaca dengan tepat, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan memberikan kemudahan bagi pengguna dalam aktivitas menjemur pakaian