Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) merupakan sumber emisi gas berbahaya seperti Metana (CH4) yang mudah terbakar dan Karbon Monoksida (CO) yang beracun, hasil dari dekomposisi sampah organik. Metode pemantauan konvensional yang periodik dan manual memiliki keterbatasan dalam penanganan dini lonjakan gas berbahaya, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan pekerja dan lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT) di area TPA untuk mendeteksi gas-gas berbahaya tersebut secara real-time. Sistem yang dikembangkan menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 yang terintegrasi dengan sensor gas MQ-4 (untuk CH4), MQ-7 (untuk CO), MQ-135 (untuk kualitas udara umum seperti Amonia - NH3/H2S), serta sensor DHT22 untuk mengukur suhu dan kelembaban. Data dari sensor-sensor ini dipantau secara real-time melalui aplikasi Blynk dan ditampilkan pada LCD 16x2 I2C secara lokal. Sistem ini juga dilengkapi fitur notifikasi otomatis dan alarm visual (LED) serta suara (Buzzer) yang aktif jika konsentrasi gas berbahaya, seperti CO (50ppm), CH4(1000ppm), atau nilai MQ-135 (2500), melebihi ambang batas yang ditentukan. Diharapkan sistem ini dapat memitigasi risiko pencemaran udara, meningkatkan keselamatan, dan mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik di TPA, menawarkan solusi yang lebih efisien, komprehensif, dan real-timedibandingkan pendekatan konvensional
Copyrights © 2025