Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Bersatu Dalam Keberagaman Membangun Budaya Inklusif Yang Menghargai Perbedaan Antawiria Wira Santanu; Kana Safrina Rouzi
Jurnal Al-Hudaya : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan Vol 2 No 01 (2026): Al Hudaya: Jurnal Ilmu Al Quran dan Pendidikan
Publisher : Al-Hudaya: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberagaman merupakan realitas yang melekat dalam kehidupan sosial dan pendidikan, mencakup perbedaan budaya, latar belakang sosial, kemampuan, karakter, serta kebutuhan belajar individu. Dalam konteks masyarakat yang semakin plural dan dinamis, keberagaman kerap menghadirkan tantangan berupa diskriminasi, eksklusi, dan ketimpangan akses apabila tidak dikelola secara inklusif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep keberagaman sebagai fondasi pembangunan budaya inklusif serta menganalisis peran pendidikan, khususnya guru dan praktik pembelajaran, dalam mewujudkan lingkungan belajar yang adil dan partisipatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research) terhadap literatur ilmiah lima tahun terakhir (2021–2025) yang relevan dengan isu perbedaan individual, pendidikan inklusif, dan budaya inklusi. Data diperoleh dari artikel jurnal terindeks, laporan organisasi internasional, dan dokumen kebijakan pendidikan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk menemukan pola, tantangan, dan strategi penguatan budaya inklusif. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya inklusif berperan strategis dalam meminimalkan praktik diskriminasi serta menumbuhkan rasa aman, penerimaan, dan sense of belonging peserta didik. Keberhasilan inklusi sangat dipengaruhi oleh kompetensi dan sensitivitas guru terhadap perbedaan individual, penerapan pembelajaran diferensiatif, serta dukungan sistemik dari kebijakan dan budaya institusi pendidikan. Namun demikian, tantangan utama masih terletak pada kesenjangan antara kebijakan inklusif dan implementasinya di lapangan. Oleh karena itu, penguatan budaya inklusif memerlukan komitmen kolaboratif yang melibatkan sekolah, keluarga, komunitas, dan pembuat kebijakan. Artikel ini menegaskan bahwa budaya inklusif yang menghargai perbedaan merupakan strategi transformatif dalam membangun lingkungan pendidikan dan sosial yang adil, harmonis, dan berkelanjutan.
Teori Perkembangan Dalam Perspektif Islam: Analisis Integratif Pemikiran Piaget, Vygotsky, Dan Erikson Dengan Nilai-Nilai Qur’ani Abdul Hamid; Kana Safrina Rouzi
Jurnal Al-Hudaya : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan Vol 2 No 01 (2026): Al Hudaya: Jurnal Ilmu Al Quran dan Pendidikan
Publisher : Al-Hudaya: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis integrasi teori perkembangan Jean Piaget, Lev Vygotsky, dan Erik Erikson dalam perspektif pendidikan Islam dengan pendekatan nilai-nilai Qur’ani. Kajian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan, baik dari literatur psikologi perkembangan maupun kajian pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori perkembangan modern memiliki relevansi konseptual yang kuat dengan prinsip-prinsip pendidikan Islam, terutama dalam memahami perkembangan kognitif, sosial, dan psikososial peserta didik secara bertahap dan kontekstual. Nilai-nilai Qur’ani seperti tauhid, tanggung jawab moral, kesabaran, kerja sama, dan refleksi diri berfungsi sebagai landasan normatif yang mengarahkan proses perkembangan menuju tujuan spiritual dan pembentukan karakter. Integrasi teori perkembangan dan nilai Qur’ani memberikan kerangka pendidikan yang holistik, tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembinaan kepribadian dan kesadaran spiritual. Dengan demikian, pendidikan Islam yang mengadopsi pendekatan integratif ini diharapkan mampu merespons tantangan perkembangan peserta didik secara komprehensif dan relevan dengan dinamika zaman.