This Author published in this journals
All Journal Al-Qiyadah
Fitria Fardiani
Institut Ahmad Dahlan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fungsi Sosial Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di dalam Lingkungan Masyarakat Zumrotul Badiah; Fitria Fardiani; Rahmatullah; Rifqi Khairul Anam
AL-Qiyadah Vol 2 No 1 (2025): Al-Qiyadah
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam STAIRUA Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64481/f9hj9c38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran sosial guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter dan nilai-nilai moral peserta didik di tengah dinamika sosial, budaya, dan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Dalam konteks masyarakat modern yang ditandai oleh globalisasi dan keterbukaan informasi, peserta didik dihadapkan pada berbagai pengaruh nilai dan budaya yang tidak selalu sejalan dengan ajaran Islam. Oleh karena itu, guru PAI tidak hanya dituntut berperan sebagai pengajar materi keagamaan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial dan moral yang mampu mengaitkan nilai-nilai Islam dengan realitas kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, melalui analisis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal akademik, buku, dan artikel yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas peran sosial guru PAI dipengaruhi oleh faktor internal, seperti motivasi pribadi, komitmen profesional, dan kompetensi sosial, serta faktor eksternal, seperti pandangan masyarakat, kondisi sosial budaya, dan perkembangan teknologi. Selain itu, tantangan globalisasi, pengaruh budaya asing, dan kemajuan media digital menuntut guru PAI untuk mengembangkan pendekatan pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan kontekstual. Kolaborasi antara guru PAI, orang tua, dan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam memperkuat pembentukan karakter peserta didik. Kesimpulannya, peran sosial guru PAI tetap sangat relevan dalam membangun karakter dan moral peserta didik, namun perlu terus diperkuat melalui adaptasi terhadap perubahan sosial dan kerja sama lintas lingkungan pendidikan.