p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Qiyadah
Tajullail
Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum Arrahmaniyah Sampang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nilai Pendidikan dari Reformasi Pemikiran Sha Hayatullah Hilmi Aziz; Tajullail
AL-Qiyadah Vol 1 No 2 (2025): Al-Qiyadah
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam STAIRUA Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64481/thmx2p49

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi ide-ide baru al-Dihlawi dalam studi Al-Qur’an untuk menelaah nilai reformasi pendidikannya. Dengan pendekatan historis dan metode analisis isi, tulisan ini menghasilkan bahwa, gagasan al-Dihlawi meliputi asbab al-nuzul al-juz’i dan al-haqiqi, yang dalam perkembangannya dikenal dengan mikro dan makro. Selain itu, ia memiliki pandangan tentang naskh yang harus diposisikan sebagai sejarah, bukan sebagai konsensus ulama. Ia juga memiliki pandangan terkait isra’iliyat, ada dua sikap mengenai kisah-kisah isra’iliyat. Pertama, ia percaya bahwa referensi dari ahl al-kitab tidak diperlukan jika hadis Nabi cukup menjelaskan apa yang diisyaratkan dalam Al-Qur’an. Kedua, jika rujukan semacam itu tidak dapat dihindari, maka rujukan tersebut harus digunakan semata-mata untuk mendapatkan kejelasan tentang masalah tersebut. Meskipun cara al-Dihlawi dalam melakukan gerakan reformasi cukup keras, namun kepekaan terhadap situasi dan kondisi sekitar, serta solusi perubahan dengan menawarkan teori-teori ilmiah merupakan nilai pendidikan yang patut dicontoh oleh generasi selanjutnya.
Dialog Teks dan Konteks Hadis Khulu’ dalam Pendidikan Multikultural: Refleksi Guru PPPK di Blitar Tajullail; Ali Mas'ud
AL-Qiyadah Vol 2 No 1 (2025): Al-Qiyadah
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam STAIRUA Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64481/10p4gj24

Abstract

Penelitian ini mengkaji dialog antara teks dan konteks hadis khulu’ untuk memahami fenomena gugatan cerai seorang guru PPPK perempuan di Blitar serta relevansinya bagi pendidikan multikultural. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis data digital, penelitian memanfaatkan kitab hadis, syarah, literatur akademik, regulasi terkait PPPK, dan pemberitaan media online. Analisis dilakukan melalui qualitative content analysis dan thematic analysis guna menelusuri konstruksi makna perceraian, perubahan peran gender, dan posisi khulu’ dalam dinamika keluarga modern. Kerangka double movement Fazlur Rahman digunakan untuk menghubungkan makna historis khulu’ dengan konteks kontemporer, sementara teori James Banks membantu membaca bagaimana media membentuk pengetahuan publik tentang perempuan muslim, otoritas keluarga, dan legitimasi khulu’. Hasil penelitian menunjukkan bahwa khulu’ dapat menjadi dasar pembelajaran multikultural yang menekankan kesetaraan, penghargaan terhadap pengalaman perempuan, serta pembacaan teks keagamaan secara kritis. Temuan ini berkontribusi pada integrasi kajian hadis dengan pendidikan multikultural di era digital.