Nadhifa Khairunnisa
Universitas Sriwijaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Prasasti Kedukan Bukit: Kajian Mengenai Peninggalan Tertua Kedatuan Sriwijaya Nadhifa Khairunnisa; Nyayu Angelica Salsabila; Hudaidah Hudaidah; Risa Marta Yati
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v13i1.7

Abstract

Sriwijaya pernah berdiri sebagai Kerajaan Bahari paling masyhur di Indonesia. Prasasti Kedukan Bukit adalah bukti tertua yang menunjukkan awal mula tegaknya kerajaan ini. Secara khusus, artikel ini akan membahas tentang lokasi penemuan, isi, serta makna yang terkandung di dalam Prasasti tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pencarian sumber melalui studi kepustakaan dan studi lapangan. Studi kepustakaan dilakukan dengan mencari sumber-sumber tertulis dari jurnal-jurnal ilmiah dan buku. Studi lapangan dilakukan untuk mencari tahu lokasi penemuan Prasasti melalui wawancara dengan narasumber. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Prasasti Kedukan Bukit ditemukan di kota Palembang, tepatnya di Tepi Sungai Tatang Kedukan Bukit. Saat ini Prasasti tersebut disimpan di Museum Nasional, Jakarta. Prasasti Kedukan Bukit sering diartikan sebagai akte pendirian Sriwijaya. Hal itu disebabkan oleh makna yang terkandung dalam prasasti tersebut yang membahas mengenai kemenangan atas perjalanan suci yang dilakukan oleh Sang Pendiri Kerajaan, Dapunta Hyang Sri Jayanasa, sehingga ia membangun sebuah wanua. Oleh para ahli, wanua itu diartikan sebagai perkampungan atau wilayah.
TRACING THE TRAILS OF PALEMBANG'S ULAMA NETWORK THROUGH PODCASTS: INNOVATION IN LOCAL HISTORY LEARNING IN THE DIGITAL ERA: Menelusuri Jejak Jaringan Ulama Palembang Melalui Podcast: Inovasi Pembelajaran Sejarah Lokal Di Era Digital Nadhifa Khairunnisa; Dede Khaerunisa; Syarifuddin Khaerunisa; Tyas Fernanda
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 4 (2026): Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora)
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i4.6830

Abstract

Local history plays a crucial role in strengthening national identity and cultural awareness among the younger generation. However, in the digital era, challenges arise from students' lack of interest in historical material, which they consider boring. This study aims to explore how podcasts can serve as an innovative tool in local history learning, focusing on the network of ulama (Islamic scholars) in Palembang as the object of study. Using a literature study method, this study collected and analyzed data from various literature sources discussing the role of ulama in the development of Islamic education in the archipelago and the potential of podcasts in education. The results show that podcasts can present local history narratives in a more engaging and interactive manner. The use of an audio format allows for more engaging information delivery, facilitates listener engagement, and disseminates diverse perspectives on the ulama's intellectual heritage. Therefore, this study recommends integrating podcasts into the educational curriculum to enhance students' understanding of local history. It is hoped that this innovation can strengthen cultural identity and foster a love of history among the digital generation, especially in Palembang's society, which is rich in tradition and history.